SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

ANALISIS SISTEM PENGGAJIAN DAN PENGUPAHAN PEGAWAI PADA RUMAH SAKIT DAERAH MARDI WALUYO BLITAR

DENY TARIDA

Abstrak


ABSTRAK
Tarida, Deny Viliyani. 2010. Analisis Sistem Penggajian dan Pengupahan
Pegawai Pada Rumah Sakit Daerah Mardi Waluyo Blitar. Tugas Akhir,
Jurusan Akuntansi, Program Studi D-III, Fakultas Ekonomi, Universitas
Negeri Malang. Pembimbing: Makaryanawati, SE, M.Si. Ak.
Kata kunci: Sistem Penggajian dan Pengupahan Rumah Sakit Daerah
Perkembangan ekonomi yang semakin pesat menuntut adanya satu
informasi keuangan yang akurat dan dapat dipercaya, maka dipandang perlu
menyelenggarakan Otonomi Daerah. Termasuk Rumah Sakit Daerah (RSD)
Mardi Waluyo Blitar dengan adanya Otonomi Daerah diupayakan dapat
meningkatkan taraf hidup Pegawainya dengan memberikan gaji yang layak sesuai
dengan tingkat jabatan dan sesuai dengan masa kerja. Dalam sistem akuntansi,
termasuk didalamnya sistem akuntansi penggajian pegawai sangat diperlukan
didalam proses pengambilan keputusan. Sebagai salah satu instansi pemerintah
RSD Mardi Waluyo Blitar mempunyai pegawai yang tidak sedikit dengan tingkat
skill, pendidikan dan dengan jenjang jabatan yang beraneka ragam.
Sistem penggajian pada RSD Mardi Waluyo Blitar terbentuk atas dua
tahapan yaitu prosedur pengajuan gaji pegawai oleh Bagian Keuangan ke
Bendahara Penerimaan Kas Daerah (BPKD) dan prosedur pencairan gaji pegawai
RSD Mardi Waluyo Blitar. Sedangkan prosedur pengupahan terbentuk atas satu
tahapan. Fungsi-fungsi yang terkait dengan sistem penggajian dan pengupahan
pada RSD Mardi Waluyo Blitar sebagai berikut: Fungsi pencatatan waktu, Fungsi
daftar gaji dan upah, Fungsi akuntansi, Fungsi keuangan. Dokumen yang
digunakan dalam sistem penggajian dan pengupahan pada RSD Mardi Waluyo
Blitar yaitu: Dokumen pendukung perubahan gaji dan upah, Kartu jam hadir atau
daftar jam hadir, Daftar gaji atau slip gaji, Amplop gaji, Bukti kas atau bank.
Masalah yang dihadapi terkait dengan sistem penggajian dan pengupahan adalah
jika terjadi selisih jumlah uang yang cair dari bank Jatim dengan jumlah gaji dan
upah yang akan dibagikan kepada pegawai.
Berdasarkan analisis sistem penggajian dan pengupahan dari hasil
penelitian yang dilakukan, maka dapat diajukan beberapa saran sebagai bahan
pertimbangan atau masukan bagi RSD Mardi Waluyo Blitar. Untuk dapat
menciptakan sistem penggajian dan pengupahan yang baik sebaiknya RSD Mardi
Waluyo Blitar membuat bagan alir (flowchart). Untuk meningkatkan kedisiplinan
dan menghindari kecurangan absensi sebaiknya sudah menggunakan sistem finger
scan sehingga pegawai mengisi daftar hadir secara online. Untuk mengefektifkan
kinerja pada RSD Mardi Waluyo Blitar dan menjaga keamanan, bagian bendahara
disarankan agar pembayaran gaji dan upah pegawai dilakukan tidak secara manual
melainkan melalui rekening.