SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Self Control, Overconfidence, Dan Loss Aversion Bias Terhadap Investment Decision

Rezani Mifta Rahayu

Abstrak


ABSTRAK

Rezani, Mifta Rahayu. 2019. Pengaruh Self Control, Overconfidence, dan Loss Aversion Bias Terhadap Investment Decision. Skripsi, Jurusan Akuntansi,  Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Hj. Yuli Widi Astuti, S.E., M.Si., Ak   .

Kata Kunci: Self Control, Overconfidence, Loss Aversion, Investment Decision.

Perkembangan pasar modal di Indonesia saat ini semakin meningkat seiring dengan perkembangan ekonomi dunia. Saham digunakan sebagai alternatif investasi yang sangat menjanjikan keuntungan berupa capital gain dan dividen dengan jaminan keamanan oleh otoritas jasa keuangan (OJK). Keputusan investor yang bersifat irasional, yaitu memahami peluang yang mungkin terjadi dimasa yang akan datang dengan persepsi yang berbeda-beda. Faktor emosi atau perasaan yang ada pada diri investor sangat mempengaruhi bias perilaku yang ditunjukkan oleh setiap investor.

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh self control (X1), overconfidence (X2), dan loss aversion (X3) terhadap investment decision (Y), yang diukur dengan penyebaran kuesioner online kepada investor saham syariah, yang tergabung dalam grup sosial media. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan sampel penelitian diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan hasil 36 responden yang memenuhi kriteria penelitian. Alat pengukuran menggunakan skala likert (1-4), kemudian analisis semua data menggunakan uji asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa

(1) Self control berpengaruh negatif signifikan terhadap investment decision.

(2) Overconfidence berpengaruh positif signifikan terhadap investment decision.

(3) Loss Aversion berpengaruh positif signifikan terhadap investment decision. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien determinasi (Adjusted R2) sebesar 63,9%, hal ini mengindikasikan bahwa masih banyak faktor psikologis lain yang mampu mempengaruhi investor dalam mengambil keputusan investasi.

Penelitian selanjutnya diharapkan dapat dilakukan dengan menggunakan variabel perilaku investor lain yang berpengaruh terhadap investment decision seperti risk tolerance dan risk averse serta menambahkan metode pengumpulan data yaitu wawancara agar mendapatkan data yang lebih valid.