SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh CSR Disclosure, Capital Intensity dan Kompensasi Rugi Fiskal Terhadap Agresivitas Pajak dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun

LESTARI WILUJENG DWI

Abstrak


ABSTRAK

Lestari, Wilujeng Dwi. 2019. Pengaruh CSR Disclosure, Capital Intensity dan Kompensasi Rugi Fiskal Terhadap Agresivitas Pajak dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2015-2017). Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Bapak Dr. H. Tuhardjo, S.E., M. Si, Ak.

Kata kunci: CSR disclosure, capital intensity, kompensasi rugi fiskal, ukuran perusahaan, agresivitas pajak

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh CSR disclosure, capital intensity dan kompensasi rugi fiskal terhadap agresivitas pajak dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Agresivitas pajak adalah perilaku penghindaran pajak agresif yang ditujukan untuk meminimumkan beban pajak perusahaan. Faktor yang dapat mempengaruhi tindakan agresivitas pajak adalah tingkat CSR disclosure, capital intensity, dan kompensasi rugi fiskal serta ukuran perusahaan. Teori legitimasi bahwa perusahaan harus meyakinkan masyarakat jika operasinya tidak melanggar norma-norma masyarakat. Teori stakeholder menyatakan pentingnya perusahaan dalam memberikan manfaat secara adil bagi stakeholder. Serta teori agensi bahwa setiap individu akan melakukan tindakan jika tindakan tersebut dapat menguntungkan dirinya sendiri sehingga mengakibatkan munculnya kontrak kepentingan antara pihak principal dengan pihak agen.

Populasi penelitian ini adalah perusahaan sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2015-2017. Sampel penelitian dipilih dengan metode purposive sampling dan dari 35 perusahaan yang terdaftar terdapat 22 perusahaan yang memenuhi kriteria pemilihan sampel. Total sampel yang digunakan adalah 66 pooled data. Teknik analisis data dilakukan menggunakan Moderated Regression Analysis dengan bantuan SPSS 23.0 for windows.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa CSR disclosure berpengaruh negatif terhadap agresivitas pajak. Capital intensity tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak. Kompensasi rugi fiskal berpengaruh positif terhadap agresivitas pajak. Ukuran perusahaan tidak mampu memperkuat hubungan CSR disclosure terhadap agresivitas pajak, ukuran perusahaan tidak mampu memperkuat hubungan capital intensity terhadap agresivitas pajak dan ukuran perusahaan tidak mampu memperkuat hubungan kompensasi rugi fiskal terhadap agresivitas pajak. Saran peneliti, yaitu:

(1) Bagi perusahaan, berhati-hati dalam mengambil keputusan karena dapat membentuk persepsi buruk stakeholder kepada perusahaan,

(2) Bagi investor, berhati-hati dalam pengambilan keputusan investasi,

(3) Bagi Direktorat Jenderal Pajak, memperjelas  dan mengembangkan kebijakan dan regulasinya untuk mengurangi celah perusahaan dalam melakukan tindakan agresivitas pajak,

(4) Bagi penelitian selanjutnya, diharapkan dapat menggunakan jenis sektor industri lain dengan periode yang lebih panjang, menambahkan variabel lain baik independen, moderasi, mediasi maupun variabel kontrol yang kemungkinan dapat mempengaruhi tindakan agresivitas pajak.