SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh pengungkapan akuntansi pertanggungjawaban sosial pada laporan keuangan tahunan terhadap profitabilitas (penelitian pada perusahaan manufaktur yang listing di BEI tahun 2008).

Linda Susanti

Abstrak


ABSTRAK

Susanti, Linda. 2010. Pengaruh pengungkapan akuntansi pertanggungjawaban sosial pada laporan keuangan tahunan terhadap profitabilitas (penelitian pada perusahaan manufaktur yang listing di BEI tahun 2008). Skripsi, Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Sawitri Dwi Prastiti, S.E, M.Si., Ak (2) Hj. Endang Sri Andayani, S.E, M.Si, Ak

Kata Kunci: Pengungkapan Akuntansi Pertanggungjwaban Sosial, Profitabilitas (ROA, ROE, dan NPM)

Pengungkapan sosial dari laporan tahunan perusahaan dianggap sebagai informasi baru yang dapat digunakan investor dalam pengambilan keputusan investasi. Selain itu juga merupakan alat bantu bagi pemakai laporan keuangan untuk menganalisis sejauh mana perhatian dan tanggung jawab sosial perusahaan dalam menjalankan bisnis. Pengungkapan akuntansi pertanggungjawaban sosial berkaitan dengan tingkat profitabilitas yang diperoleh perusahaan, karena dimungkinkan dengan adanya pengungkapan sosial tersebut akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap perusahaan, sehingga diharapkan dapat berdampak positif terhadap tingkat profitabilitas yang diperoleh oleh perusahaan. Terdapat beberapa pengukuran tingkat profitabilitas yang memungkinkan untuk mengevaluasi tingkat earning perusahaan. Pengukuran profitabilitas sangat penting karena tanpa keuntungan akan sangat sulit bagi perusahan untuk menarik modal dari luar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan tingkat profitabilitas (ROA, ROE, NPM) yang diperoleh perusahaan sebelum dan sesudah dilakukan pengungkapan akuntansi pertanggungjawaban sosial pada perusahaan manufaktur.

Metode penelitian yang dugunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis Paired t-test (uji beda) untuk membuktikan ada atau tidaknya perbedaan tingkat profitabilitas (ROA, ROE, NPM) sebelum dan sesudah dilakukan pengungkapan akuntansi pertanggungjawaban sosial. Populasi yang digunakan adalah semua perusahaan manufaktur yang listing di BEI tahun 2008, dimana dari populasi tersebut terpilih 33 perusahaan sebagai sampel yang dipilih berdasarkan metode purposive sampling. Metode pengumpulan data dengan cara dokumentasi data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan Indonesian Capital Market Directory.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk ROA dan ROE tidak terdapat perbedaan sebelum dan sesudah dilakukan pengungkapan akuntansi pertanggungjawaban sosial, sedangkan untuk nilai NPM terdapat perbedaan sebelum dan sesudah dilakukan pengungkapan akuntansi pertanggungjawaban sosial. Hal ini dikarenakan terdapat faktor lain yang dapat mempengaruhi tingkat profitabilitas yang mengakibatkan adanya perbedaan dalam tingkat profitabilitas.

Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa pengungkapan akuntansi pertanggungjawaban sosial tidak dapat mengakibatkan adanya perbedaaan nilai ROA dan ROE sebelum dan sesudah dilakukan pengungkapan akunatnsi pertanggungjawaban sosial. Dengan kesimpulan tersebut maka disarankan dalam penelitian lebih lanjut untuk menggunakan variabel lain yang mungkin dapat mempengaruhi nilai ROA dan ROE misaknya kebijakan modal kerja.