SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

STUDI TENTANG PROSES PENYELESAIAN PERMOHONAN PENGURANGAN SANKSI ADMINISTRASI PADA BIDANG KEBERATAN, BANDING, DAN PENGURANGAN DI KANTOR WILAYAH DIREKTORAT JENDERAL PAJAK JAWA TIMUR III

KENAN SAMUEL BOHANG

Abstrak


Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang faktor penghambat dalam proses penyelesaian permohonan sanksi administrasi dan bagaimana cara penelaah keberatan saat mendapati hambatan dalam mengerjakan berkas permohonan pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian dilakukan pada Karyawan di Bidang Keberatan, Banding, dan Pengurangan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur III. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dimulai dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi.

Hasil penelitian ini menemukan bahwa faktor utama penghambat proses pengerjaan berkas permohonan pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi adalah banyaknya jumlah permohonan yang masuk dan kurangnya jumlah penelaah keberatan pada Bidang Keberatan, Banding, dan Pengurangan di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur III Malang, selain itu kurangnya jumlah printer yang ada dan komputer yang sudah lama membutuhkan pembaharuan juga menjadi faktor penghambat dalam proses pengerjaan berkas pemohonan pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi. Penambahan pegawai serta penambahan komputer dan printer dimaknai menggunakan Theory of Planned Behavior (TPB). Mengatasi banyaknya berkas permohonan yang ada, maka tim peneliti melakukan diskusi bersama dan mengerjakan berkas hingga lembur melewati jam kantor bahkan masuk pada hari libur, selain itu untuk mengatasi berkas dengan kasus yang kompleks tim peneliti mengadakan knowledge management, kegiatan ini dimaknai menggunakan Teori Hierarki Kebutuhan. Proses penyederhanaan yang dilakukan tim peneliti dan memaksimalkan penggunan sarana yang ada dimaknai menggunakan Teori Resource Based View (RBV).