SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Model STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI APK pada Mata Pelajaran Kewirausahaan di SMK Muhammadiyah 2 Malang

Rifki Widya Saranti .

Abstrak


ABSTRAK
Saranti, Rifki Widya, 2010. Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Model
STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI APK pada
Mata Pelajaran Kewirausahaan di SMK Muhammadiyah 2 Malang.
Skripsi. Jurusan Manajemen Program Studi Pendidikan Tata Niaga FE
Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Djoko Dwi
Kusumojanto, M.Si (2) Elfia Nora, S.E., M.Si
Kata kunci: Pembelajaran Kooperatif, STAD, Hasil Belajar.
Pembelajaran kooperatif model STAD dilakukan untuk meningkatkan
hasil belajar siswa, menjadikan siswa lebih aktif dalam berkomunikasi dan
pembelajaran kooperatif model STAD merupakan variasi dalam pembelajaran
agar pembelajaran tidak monoton dengan hanya menggunakan metode ceramah
sehingga siswa tidak merasa bosan
Penelitian dilakukan untuk mengetahui hasil belajar pada pokok bahasan
bentuk-bentuk badan usaha dan struktur organisasi yang baik secara umum dan
arti bahasa tubuh dalam lingkungan kerja. Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk
mengetahui penerapan pembelajaran kooperatif model STAD ; (2) untuk
mengetahui hasil belajar siswa setelah penerapan pembelajaran kooperatif model
STAD; (3) untuk mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran kooperatif
model STAD.
Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang
dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap-tahap perencanaan,
pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah kelas XI
APK Muhammadiyah 2 Malang. Pengumpulan data dilakukan dengan
menggunakan tes, panduan observasi, format penilaian dan wawancara terhadap
perwakilan setiap kelompok untuk menjawab beberapa pertanyaan dari peneliti
tentang diadakannya metode STAD untuk keinovativan dalam belajar.
Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) pembelajaran kooperatif
model STAD sangat bermanfaat bagi siswa karena model tersebut telah terbukti
dapat meningkatkan hasil belajar siswa. (2) setelah diterapkan pembelajaran
kooperatif model STAD mengalami peningkatan. Pada siklus 1 nilai post test
siswa meningkat dibanding nilai pre test mereka, namun kelas belum memenuhi
syarat ketuntasan belajar karena yang tuntas belajar masih dibawah batas
minimum presentase ketuntasan belajar kelas. Pada tindakan siklus 2 nilai post
test siswa meningkat dibandingkan nilai pre test mereka. Diketahui bahwa dalam
tindakan siklus 2 ini kelas telah memenuhi taraf ketuntasan belajar dimana
presentase siswa yang tuntas belajar diatas batas minimum presentase ketuntasan
belajar kelas. (3) mereka juga mengalami perubahan sikap yang dari suka ramai,
tidak terlalu memperhatikan guru mengajar menjadi lebih menghargai waktu
dengan cepat menyelesaiakan tugas tanpa banyak bicara.