SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia, Penerapan Sistem Informasi Keuangan Daerah, dan Peran Internal Auditor Terhadap Kualitas Laporan Keuangan (Studi Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan)

Hisyam Fahrunizar

Abstrak


Laporan keuangan pemerintah daerah merupakan pertanggungjawaban pemerintah daerah kepada pihak yang berkepentingan berupa penyajian posisi keuangan yang digunakan untuk menilai kinerja yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah. Oleh karena itu, pemerintah daerah diwajibkan untuk menyajikan laporan keuangan yang berkualitas. Kualitas laporan keuangan daerah diatur dalam PP No.71 Tahun 2010 yang menyebutkan untuk menghasilkan kualitas yang baik, suatu laporan keuangan perlu memiliki karakteristik yaitu; relevan, andal, dapat dibandingkan, dan dapat dipahami. Pada banyak kasus terjadinya laporan keuangan yang tidak memenuhi karakteristik laporan keuangan yang berkualitas disebabkan oleh kurangnya sistem pengendalian internal yang diterapkan pada masing-masing pemerintah daerah. Temuan BPK dalam IHPS Tahun 2016 faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pelaporan keuangan pemerintah daerah adalah sistem pengendalian internal dan ketidakpatuhan terhadap ketentuan perundang-undangan.

Hasil analisis data yang telah dilakukan bahwa secara parsial:

(1) kompetensi sumber daya manusia berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan,

(2) sistem informasi keuangan daerah berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan, dan

(3) peran internal audit berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan. Secara simultan kompetensi sumber daya manusia, sistem informasi keuangan daerah, dan peran internal audit berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan.