SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

pengendalian internal pengelolaan retribusi obyek wisata (studi kasus pada dinas pariwisata dan kebudayaan kabupaten kediri)

Sabella Valma Putri

Abstrak


ABSTRAK

Sabella, Valma Putri. 2019. Pengendalian Internal Pengelolaan Retribusi Obyek Wisata (Studi Kasus pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri). Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Sri Pujiningsih, S.E., M.Si., Ak.

Kata Kunci: sistem pengendalian internal

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri dalam melakukan pengelolaan retribusi obyek wisata dan sistem pengendalian internalnya. Pemerintah daerah diberikan kewenangan oleh pemerintah pusat untuk mengelola keuangannya sendiri dengan cara optimalisasi penggalian sumber-sumber penerimaan daerah salah satunya retribusi yaitu retribusi obyek wisata. Keleluasan kewenangan yang diberikan menuntut adanya pengelolaan keuangan yang efektif, efisien, akuntabel dan transparan. Sebagai upaya mewujudkan pemerintahan yang baik maka pengelolaan keuangan daerah tidak dapat terlepas dari sebuah sistem pengendalian.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data penelitian ini berupa paparan data dari hasil wawancara dengan Kasubag Keuangan, Kabid Pengembangan, dan Bendahara Penerimaan Pembantu. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa instrumen manusia, yaitu peneliti sendiri. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap reduksi data, tahap penyajian data, dan tahap penarikan kesimpulan.

Berdasarkan hasil analisis data diperoleh dua kesimpulan. Pertama, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri dalam pengelolaan retribusi dihadapkan beberapa permasalahan yang terdapat pada target penerimaan retribusi yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah tidak dapat tercapai, pencatatan penerimaan retribusi masih dilakukan secara manual, ketidaksesuaian latar belakang pendidikan staff dengan bidang penempatannya, keterbatasan  kuantitas sumber daya manusia sehingga beberapa jabatan tidak terpenuhi, kebocoran tiket di obyek wisata dan kesalahan pengakuan penerimaan saat akhir tahun. Kedua, sistem pengendalian internal Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri sudah diterapkan dengan beberapa keterbatasan-keterbatasan yang ada sehingga pelaksaan pengendalian internal belum bekerja dengan maksimal.

 

ABSTRACT

Sabella, Valma Putri. 2019. Internal Control Management of Tourism Object Retribution (Case Study of the Tourism and Culture Office of Kediri Regency). Sarjana’s Thesis, Department of Accounting, Faculty of Economics, Universitas Negeri Malang. Advisor Dr. Sri Pujiningsih, S.E., M.Si., Ak.

Key Word: Internal Control System

The purpose of this research was to find out the problems faced by the Tourism and Culture Office of Kediri Regency in managing tourism object retribution and internal control systems. The regional government is given an authority by the central government to manage its own finances by optimizing the excavation of sources of regional revenue, one of which is retribution, namely tourism object retribution. The flexibility of the authority requires the availability of an effective, efficient, accountable and transparent financial management. As an effort to realize great governance, regional financial management cannot be separated from a control system.

This research is a qualitative research methods with a case study approach. The data of this research is drawn from the results of interviews with the Head of Subdivision of Finance, Head of Development, and Treasurer of Assistant Admissions. Furthermore, the data is collected using interview techniques and documentation. The instrument of this research is in the form of human instrument, namely the researcher herself. The data analysis began from data reduction, to data presentation, and the last one is the conclusion stage.

 

Based on the results of the data analysis, two conclusions were obtained. First, in managing the retribution, the Office of Tourism and Culture of Kediri is faced with a number of problems. The problems are found in the target of receipt of retribution set by the Regional Government. The aforementioned problems are the receipt of retribution that can not be achieved, the recording of receipts is still done manually, incompatibility of the educational background of the staffs with the field of placement, limited quantity of human resources so that a number of positions were not met, the ticket leaks at tourism sites and the errors in admission at the end of the year. The second conclusion is the Kediri Regency Tourism and Culture Office's internal control system has been implemented with a number of limitations so that the implementation of internal control has not worked optimally.