SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Implementasi Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Mata Pelajaran Akuntasni Dasar

Dito Satrio Wicaksono

Abstrak


Penelitian ini dilaksanakan dengan latar belakang untuk mempelajari secara intensif hal-hal tentang impelementasi pendidikan karakter, faktor pendukung dan penghambatnnya pada mata pelajaran akuntansi dasar di SMK.

Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif studi kasus. Penelitian ini dilakukan dalam situasi yang alami sehingga tidak ada batasan dalam memahami fenomena atau kasus yang sedang dikaji. Penelitian ini mengambil lokasi di SMK Negeri 2 Blitar untuk memberikan hasil yang dicari. Penelitian ini mengambil subjek Guru Akuntansi dan peserta didik kelas X jurusan akuntansi SMK Negeri 2 Blitar. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi.

Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh 3 kesimpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, implementasi pendidikan karakter pada mata pelajaran akuntansi dasar seharusnya dapat dilihat dari RPP dan silabus yang digunakan oleh guru. Namun format di tiap sekolah berbeda dan ada yang tidak mencantumkan pendidikan karakter pada format silabus dan RPP mereka namun tetap memiliki tujuan yang sama. Implementasi pendidikan karakter juga dapat dilihat dari model pembelajaran yang digunakan oleh guru dan cara penyampaian materi yang mengandung nilai karakter terlepas dari RPP dan silabus yang digunakan. Nilai karakter yang dipilih dikaji berdasarkan materi pembelajaran sesuai dengan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik.

Kedua, faktor pendukung dan penghambat penerapan pendidikan karakter adalah pihak sekolah dan jajaran instansi pendidikan yang terkait. Bentuk dukungan dari pihak sekolah dan dinas pendidikan itu berupa diadakannya workshop gabungan antara sekolah-sekolah untuk membahas tentang kurikulum 2013 dan implementasi pendidikan karakter. Faktor penghambat dari implementasi pendidikan karakter adalah waktu yang dibutuhkan guru akuntansi untuk beradaptasi dengan kurikulum 2013 yang mengandung nilai pendidikan karakter dan  masih adanya siswa atau peserta didik yang kurang terbiasa dengan kurikulum 2013

 

Ketiga, Pemahaman guru akuntansi tentang kurikulum 2013 sudah baik. Guru akuntansi sudah dapat membuat perangkat pembelajaran dari RPP sampai silabus dengan baik, namun untuk kolom rubrik baku untuk menilai pendidikan karakter belum ada. . Dalam menyusun RPP dan silabus guru juga sudah memahami tentang model pembelajaran yang digunakan untuk menyusun hal tersebut. Namun dalam pelaksanaannya hasil yang didapat masih belum maksimal akibat adanya faktor penghambat yakni berasal dari siswa itu sendiri.