SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI PEMERINTAHAN DALAM ENYUSUN LAPORAN KEUANGAN PADA DINAS PERINDUSTRIAN ERDAGANGAN PERTAMBANGAN DAN ENERGI KOTA KEDIRI

Desty Fajar Arumi

Abstrak


ABSTRAK

 

Arumi, Desty Fajar. 2010. Penerapan Sistem Akuntansi Pemerintahan dalam Menyusun Laporan Keuangan pada Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi Kota Kediri. Tugas Akhir, Program Study Diploma III, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Makaryanawati, S.E, M.Si., Ak.

 

Kata Kunci: Sistem Akuntansi Pemerintahan

 

Pada era globalisasi, reformasi, dan tuntutan transparansi yang semakin meningkat, peran akuntansi kini semakin dibutuhkan, termasuk dalam sektor pemerintahan. Akuntansi pemerintahan merupakan bagian dari disiplin ilmu akuntansi. Atas tuntutan masyarakat sekarang akuntansi pemerintahan menjadi sangat penting. Semakin besar dana yang dikelola pemerintah, semakin besar pula tuntutan akuntanbilitas keuangan yang semakin baik.

Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Sistem Akuntansi Pemerintahan (SAP) dalam menyusun laporan keuangan pada Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi kota Kediri. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah interview dan dokumentasi. Sedangkan pemecahan masalah yang diterapkan menggunakan pendekatan deskriptif, dengan tujuan agar pembaca dapat memperoleh gambaran yang jelas mengenai penerapan sistem akuntansi pemerintahan dalam menyusun laporan keuangan pada Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi kota Kediri.

Berdasarkan penulisan ini telah diketahui bahwa penerapan sistem akuntansi pemerintahan telah dilaksanakan dengan sebaik mungkin. Dinas perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi sudah melakukan hal-hal yang diperlukan dalam pelaporan keuangan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan, mulai dari tahap menerima dan menatausahakan dokumen sumber, proses perekaman dan posting, mencetak laporan keuangan, hingga laporan keuangan tersebut dikirimkan pada pihak kantor wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara, walaupun dalam laporan keuangan tersebut masih terdapat kesalahan-kesalahan. Hambatan-hambatan yang dialami oleh Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi dalam menerapkan sistem akuntansi pemerintahan yaitu kurangnya pemahaman terhadap sistem akuntansi pemerintahan, kualitas sumber daya manusia yang belum memadai, aspek sosialisasi dan pendampingan, serta ketiadaan sanksi.

Berdasarkan penerapan sistem akuntansi pemerintahan pada Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi kota Kediri, maka penulis dapat memberikan saran perlu adanya peningkatan SPI agar tujuan dari organisasi dapat dilaksanakan dengan baik yaitu dengan cara meningkatkan mutu kerja karyawan sehingga dari upaya tersebut dapat menghasilkan laporan keuangan yang lebih baik dan lebih akurat dari laporan keuangan sebelumnya.