SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Akuntansi Pertanggungjawaban Sebagai Dasar Penilaian Kinerja Pada RSUD Ngudi Waluyo Wlingi

Erna Kristiana

Abstrak


ABSTRAK

 

Kristiana, Erna. 2010. Penerapan Akuntansi Pertanggungjawaban Sebagai Dasar Penilaian Kinerja Pada RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi, Program Studi Diploma-III Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Sawitri Dwi Prastiti, S.E, M.Si, Ak.

 

Kata kunci: Akuntansi Pertanggungjawaban, Pusat Pertanggungjawaban, Penilaian Kinerja

 

Akuntansi pertanggungjawaban timbul dari adanya pelimpahan wewenang oleh pemimpin kepada para bawahannya karena pemimpin dituntut untuk dapat mengelola dan memanfaatkan segala sumber daya yang dimiliki secara efektif dalam usaha mencapai sasaran perusahaan sesuai dengan yang telah direncanakan sebelumnya. Dengan adanya pendelegasian wewenang maka muncul tanggung jawab atas pendelegasian wewenang tersebut dan pada akhirnya akan timbul tanggung gugat atau laporan atas hasil kerja kepada atasan yang berwenang. Pelaporan ini penting karena memungkinkan dilakukannya sejumlah pengukuran untuk menentukan sejauh mana tercapainya sasaran yang dinyatakan dalam satuan jumlah, mutu dan biaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang penerapan akuntansi pertanggungjawaban pada RSUD Ngudi Waluyo Wlingi yang digunakan sebagai dasar dalam menilai kinerja.

Untuk menilai kinerja ini, rumah sakit dapat melihat dari selisih menguntungkan atau merugikan antara pendapatan dengan biaya. Metode yang digunakan untuk pemecahan masalah ini adalah dengan menganalisis struktur organisasi, anggaran, penggolongan biaya, system akuntansi biaya, sistem pelaporan biaya dan dengan menggunakan pengukuran 3E, klasifikasi biaya dan laporan keuangan serta dampak penilaian kinerja berdasarkan laporan akuntansi pertanggungjawaban pada RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Setelah melakukan perhitungan kinerja keuangan pada bidang pengeluaran menunjukkan bahwa kinerja keuangan pada bidang belanja, penggunaan dana RSUD Ngudi Waluyo Wlingi dikategorikan kurang efisien, kurang efektif dan ekonomis.

Hasil penulisan ini adalah bahwa RSUD Ngudi Waluyo Wlingi sudah menerapkan akuntansi pertanggungjawaban yang sesuai dengan syarat-syarat penerapan akuntansi pertanggungjawaban hal itu misalnya ditandai dengan munculnya laporan keuangan akan tetapi laporan pertanggungjawaban tersebut bersifat semu karena tidak melibatkan bawahan dalam pengambilan keputusan. Saran yang dapat diberikan, hendaknya laporan pengukuran kinerja keuangan disajikan secara detail berdasarkan 3E.