SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PRAKTIK AKUNTANSI: STUDI KASUS PADA UMKM DI KOTA MALANG

Putri Rosalita Ningtiyas

Abstrak


RINGKASAN.

Ningtiyas, Putri Rosalita. 2018. Praktik Akuntansi: Studi Kasus pada UMKM di Kota Malang. Skripsi. Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Helianti Utami, S.E., M.Si., Ph.D., Ak

 

Kata Kunci: praktik, akuntansi, UMKM, Kota Malang, legitimasi bank

Keberadaan UMKM perlu diperhatikan oleh pemerintah, sebab UMKM  memiliki beberapa keunggulan. Keunggulannya antara lain tetap berjalan dan terlaksana meskipun ada krisis ekonomi yang menghadang Indonesia, dapat menyerap tenaga kerja dan memberikan kontribusi yang besar dalam menentukan PDB (Produk Domestik Bruto). Layaknya sektor usaha lain, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki beberapa kendala yang mengakibatkan usaha ini sulit untuk berkembang. Salah satu kendala yang dirasakan langsung oleh UMKM adalah dalam hal permodalan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah telah mengeluarkan program pembiayaan bagi UMKM, sehingga dapat digunakan sebagai suntikan modal untuk pengembangan usahanya. Salah satu program pemerintah Indonesia terkait pembiayaan UMKM adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR). Akan tetapi, KUR ini memiliki beberapa hambatan dalam pelaksanaannya. Permasalahan dari pelaksanaan KUR adalah bank yang ditunjuk sebagai penyalur KUR masih telalu berhati-hati dalam penyaluran kredit.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana praktik akuntansi yang dilakukan oleh Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Kota Malang dan untuk mengetahui praktik akuntansi yang mendapatkan legitimasi dari pihak bank. Penelitian ini dilakukan di wilayah Kota Malang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data penelitian dikumpulkan dengan metode wawancara dan dokumentasi dengan para informan yang terdiri dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Malang, dan Bank X.

Hasil penelitian menemukan bahwa pemahaman dari pemilik tentang akuntansi masih sederhana, yang penting mereka tau pemasukan dan pengeluaran untuk mengetahui stok barang dan rugi laba usahanya, dan syarat untuk mendapatkan legitimasi dari pihak bank bukan lagi dari faktor laporan keuangannya, namun lebih kepada syarat lain yaitu angunan, belum pernah mendapatkan pinjaman komersial serta penilaian kelayakan usaha.