SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Studi Etnografi Laba Pada Komunitas Pedagang di Kabupaten Ponorogo

Thutik Tri Dwi Paradhita

Abstrak


RINGKASAN.

Laba merupakan salah satu hal yang memiliki kaitan erat dalam akuntansi. Laba juga menjadi salah satu ukuran keberhasilan kinerja perusahaan. Hingga saat ini laba sering kali diartikan sebagai uang, materi dan angka. Padahal bagi sebagian orang laba tidak selalu berupa uang. Penilaian orang terhadap makna laba tersebut terpengaruh oleh lingkungan, budaya maupun agama. Sehingga bagi orang-orang tertentu laba memiliki makna yang lebih tinggi dari sekedar materi dan angka.

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna laba dari sudut pandang budaya Jawa. Lokasi penelitian adalah disalah satu pasar tradisional di Ponorogo, yaitu pasar Sampung. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif-etnografi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tidak terstruktur dan informan ditentukan dengan snowball sampling.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagi pedagang Sampung laba materi bukanlah laba yang paling penting. Pedagang  lebih memaknai laba sebagai persaudaraan yang terjalin dengan sesama pedagang dan pembeli. Selain persaudaraan, laba ini juga dirasakan dalam bentuk ketenangan batin, keharmonisan pasar, serta terjalinnya welas asih dengan sesama. Sedangkan laba materi adalah semata  rejeki yang jumlahnya telah digariskan oleh Sang Maha Kuasa sehingga berapapun jumlahnya harus diterima dan disyukuri.