SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Studi Fenomenologi Penetapan Harga Pertunjukan Seni Tari Topeng Malangan

Vinsensia Adista Auryn Ken Cwary

Abstrak


RINGKASAN.

Cwary, Vinsensia, Adista Auryn Ken. 2018. Studi Fenomenologi Penetapan Harga Pada Pertunjukan Tari Topeng Malangan. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang, pembimbing (1) Dr. Satia Nur Maharani S.E., M.SA., Ak

 

Key Words: Penetapan Harga, Biaya Produksi, Keuntungan Sanggar, Kemampuan Pelanggan, Pertunjukan Tari

Perkembangan dunia hiburan (entertaiment) terjadi secara pesat di berbagai belahan dunia, tak terkecuali di Indonesia. Dalam menghadapi perkembangan zaman dan globalisasi, karya seni tari tradisional seperti tari topeng malangan mengahadapi tantangan yang besar. Dalam penciptaan suatu karya seni tari, bahan baku utamanya adalah ide dan bakat manusia yang bersifat given (pemberian Tuhan YME) sehingga produk karya seni biasanya memiliki harga jual yang jauh melebihi biaya produksi. Terdapat faktor lain diluar biaya produksi yang memiliki nilai dan diperhitungkan dalam harga jual karya seni. Lebih dari sekedar menjauhkan diri dari kerugian atau memenangkan pertempuran harga di kalangan pebisnis, sesungguhnya proses penetapan harga menampilkan nilai guna yang terkandung dalam suatu produk bagi calon konsumen. Tidak banyak dasar perhitungan yang bisa diterapkan pada penetapan harga seni tari sesungguhnya berada dalam alam imajinasi manusia. Suatutempat yang sangatsubjektifdimanalogikamatematis dan generalisasitidakdapatditerapkan. Strategipenetapanhargapertunjukansenitari yang mungkindigunakanyaitucompetition based pricingdanvalue based pricing.Metode yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian dengan observasi dan wawancara dalam proses epoche serta dokumentasi. Penelitian ini menggunakan Teknik analisis kualitatif fenomenologi dengan melakukan analisis data kualitatif secara tuntas. Aktifitas data ini meliputi: (1) epoche (2) Reduksi data, (3) penyajian data, (4) penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian ini diperoleh simpulanPadepokan Asmoro Bangun sebagai sanggar tari topeng malangan yang masih bertahan mengharapkan tujuan bertahan hidup (survival) dari proses penetapan harga. Metode penetapan harga yang digunakan di Padepokan Asmoro Bangun selama ini dekat dengan metode value based pricing namun memiliki keunikannya sendiri karena meletakkan unsur baru yaitu kemampuan pelanggan. Unsur ini menambah fleksibilitas harga sehingga dapat diterima berbagai lapisan masyarakat namun menurunkan pendapatan pemilik.

Berdasarkan temuan tersebut, disarankan kepada pihak Padepoka Asmoro Bangun untukmemperbaiki sistem keuangan serta melakukan pencatatan yang lebih detail agar dapat memantau dan mengarahkan perkembangan sanggar lebih baik lagi. Diharapkan agar Padepokan Asmoro Bangun juga memperhitungkan standar untuk mengukur pembagian pendapatan demi kebaikan bersama.