SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Akuntansi Biaya BLU Rumah Sakit

Dwi Ani Kholifah

Abstrak


RINGKASAN.

Kholifah, Dwi Ani. 2018. Akuntansi BLU Rumah Sakit. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Sri Pujiningsih, S.E., M.Si., Ak.

 

Kata Kunci: Akuntansi Biaya, BLUD

Rumah Sakit Umum Karsa Husada Batu merupakan rumah sakit yang telah berstatus sebagai BLUD. Hal ini tentu menjadikan pengelolaan rumah sakit tersebut sekarang berbeda dengan sebelum menyandang status BLUD, khususnya dalam menyangkut aspek akuntansi biayanya. Sehingga penelitian ini berfokus mengenai bagaimana penentuan tarif yang terjadi di RSU Karsa Husada yang menyandang status BLUD. Serta bagaimana peran akuntansi biaya dengan penentuan tarif tersebut.

Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini yaitu dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggambarkan atau melukiskan suatu fenomena dengan jalan mendeskripsikan objek penelitian yang berkenaan dengan masalah yang diteliti. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada informan. Informan yang memberikan informasi yaitu bagian operasional laporan keuangan, bagian fungsi akuntansi serta pasien umum dan pasien BPJS RSU Karsa Husada.

Dari hasil penelitian menunjukan bahwa biaya yang dibebankan kepada pasien relatif lebih murah dibandingkan rumah sakit swasta karena memang RSU Karsa Husada yang berstatus BLUD mendapat subsidi dari Pemerintah. Meskipun tergolong relatif murah tetapi masih ditemukan beberapa pasien yang tidak sanggup membayar tarif pelayanan rumah sakit. Hal tersebut memberikan sedikit masalah bagi pihak RSU Karsa Husada khususnya bagian akuntansi karena RSU Karsa Husada belum membuat suatu kebijakan terkait dengan permasalahan tersebut. Selain itu, RSU Karsa Husada dapat dikatakan belum melakukan upaya ke arah transparansi terkait dengan pengelolaan rumah sakit karena masih terkendala dengan SIM RS. Sehingga RSU Karsa Husada belum mampu milingkan 100% dari setiap lini karena membutuhkan biaya dan waktu yang besar. Pemaknaan aktor atas akuntansi biaya yaitu terdapat perbedaan pemahaman antara bagian operasional keuangan dengan bagian fungsi akuntansi, dapat disimpulkan bahwasanya penempatan SDM sangat erat kaitanya dengan tugas pokok dan fungsi.