SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Audit Operasional bagian Produksi pada PG. Redjosarie Magetan.

Chorina Gian Rusitasari

Abstrak


RINGKASAN.

Chorina Gian R. 2018. Audit Operasional bagian Produksi pada PG. Redjosarie Magetan. Skripsi, JurusanAkuntansi, Program Studi S1 Akuntansi, FakultasEkonomi, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Eka Ananta S, S.E., M.M., Ak, CA (II) Dudung Ma’ruf Nuris, S.Pd., M.Pd

 

Kata Kunci:Audit Operasional, Produksi

Penelitian ini merupakan studi kasus pada PG. Redjosarie Magetan dengan judul “Audit Operasional Bagian Produksi pada PG. Redjosarie Magetan”. Penelitian ini bersifat deskriptif yang berusaha menjelaskan dan menjabarkan kepada para pembaca.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan audit operasional dalam proses produksi pada PG. Redjosarie Magetan. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan tahapan-tahapan audit operasional, yaitu: audit pendahuluan, review dan pengujian pengendalian manajemen, audit lanjutan (terinci), dan pelaporan dan tindak lanjut. Alat analisis data yang digunakan pada tahap audit lanjutan (terinci) adalah analisis terhadap produktivitas bahan baku dan analisis efektivitas bagian produksi.

Hasil penelitian ini menerangkan bahwa manajemen audit dari PG. Redjosarie dilakukan oleh auditor internal, dan auditor independen. Kepala bagian produksi sudah cukup baik dalam melakukan pengawasan, dimana pelaksanaan kegiatan kerja masing-masing fungsi sudah sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh perusahaan.

Audit pendahuluan menerangkan PG. Redjosarie selalu membuat perencanaan produksi dengan melibatkan semua bagian yang berhubungan dengan kegiatan produksi. Pada tahap review dan pengujian pengendalian manajemen, dilakukan review terhadap bahan baku, proses produksi, hasil produksi dan pemasaran, perencanaan produksi, tenaga kerja, peralatan dan fasilitas produksi, penetapan kapasitas mesin produksi, dan pengendalian kualitas. Berdasarkan hasil audit lanjutan (terinci), pada tahun 2014-2016 efisiensi dan efektivitas terjadi pada tahun 2015.

Berdasarkan kesimpulan diatas, penulis dapat mengimplikasikan bahwa sebaiknya PG. Redjosarie Magetan memperbaiki kinerja manajemen dan memperbaiki atau mengganti mesin-mesin produksi yang sudah tua, sehingga kapasitas giling mesin dapat memadai dengan jumlah tebu yang melimpah. PG. Redjosarie sebaiknya dalam penggunaan bahan baku tebu sebaiknya benar-benar dianggarkan terlebih dahulu. Perusahaan perlu melakukan pengawasan pada fungsi pelaksana pada saat proses produksi agar tidak terjadi kesalahan operasional karyawan.