SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Kompetensi Pedagogik Guru (Studi pada Guru SMK Ardjuna 1 Malang Jurusan Akuntansi).

Alya Harlina Parampasi

Abstrak


RINGKASAN.

Parampasi, Alya Harlina. 2018. Analisis Kompetensi Pedagogik Guru (Studi pada Guru SMK Ardjuna 1 Malang Jurusan Akuntansi). Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Suparti, M.Pd.

 

Kata Kunci: Kompetensi, Kompetensi Pedagogik, Guru, Akuntansi

Kompetensi pedagogik adalah kemampuan seorang guru yang berkaitan dengan pemahaman tentang peserta didik dan pengelola pembelajaran yang mendidik dan dialogis. Terdapat dua aspek kompetensi pedagogik guru menurut Permendiknas No 16 Tahun 2007 yang belum diterapkan secara maksimal berdasarkan observasi awal, yaitu memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran dan menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kompetensi pedagogik guru di SMK Ardjuna 1 Malang. Mengingat pentingnya seorang guru memiliki kompetensi pedagogik yang baik.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pada penelitian ini terdapat dua responden utama dan empat responden pendukung. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tahap analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh beberapa temuan sebagai berikut. Pertama, guru yang menjadi wali kelas lebih memahami karakteristik peserta didik lebih mendalam. Kedua, guru menentukan strategi pembelajaran berdasarkan materi dan pemahaman awal peserta didik. Ketiga, guru belum mengembangkan silabus dan tidak terdapat kesulitan yang ditemui guru dalam menyusun RPP. Keempat, terdapat guru yang telah mengembangkan media pembelajaran serta bahan ajar dan guru yang belum mengembangkan keduanya.

Kelima, guru telah memanfaatkan TIK, namun penggunaannya belum maksimal. Keenam, guru mengembangkan potensi peserta didik agar siap mengikuti Praktek Kerja Industri (Prakerin). Ketujuh, komunikasi yang dilakukan guru kepada peserta didik adalah dengan melakukan tanya-jawab serta memberikan motivasi. Kedepalan, guru melaksanakan penilaian dan evaluasi hasil belajar peserta didik berdasarkan aspek kognitif dan aspek afektif. Terdapat beberapa indikator yang sudah maksimal dan indikator lainnya yang masih harus lebih ditingkatkan lagi. Diharapkan guru dapat meningkatkan kompetensi pedagogik yang dimiliki agar kompetensi pedagogik guru bisa semakin baik untuk kedepannya.