SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL DAN RISIKO PASAR TERHADAP TINGKAT UNDERPRICING PADA PENAWARAN UMUM PERDANA DI BURSA EFEK INDONESIA (Periode 2006-2008)

mutia shorea ovata

Abstrak


ABSTRAK

 

Ovata, Mutia Shorea. 2010. Pengaruh Faktor Fundamental dan Risiko Pasar terhadap Tingkat Underpricing pada Penawaran Umum Perdana di Bursa Efek Indonesia (Periode 2006-2008). Skripsi, Jurusan S1 Akuntasi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Sawitri Dwi Prastiti, M.Si, S.E., Ak, Pembimbing (2) Dr. Sunaryanto, Drs., M.Ed.

Kata kunci: IPO, Underpricing, Faktor Fundamental, Nilai Penawaran, Financial Leverage, Risiko Pasar, Rata-Rata Kurs, IHSG.

Initial Public Offering (IPO) tidak terlepas dari fenomena underpricing, dimana harga saham yang ditawarkan pada pasar perdana justru lebih rendah dibandingkan harga saham ketika diperdagangkan di pasar sekunder. Fenomena ini terjadi hampir di seluruh pasar modal dunia termasuk Indonesia. Berbagai penelitian telah dilakukan untuk menemukan faktor-faktor penyebabnya namun hasilnya berbeda-beda. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kembali faktor-faktor fundamental dan risiko pasar, yang diperkirakan mempengaruhi tingkat underpricing pada saham-saham perusahaan, yang ditawarkan pada penawaran umum perdana di Bursa Efek Indonesia.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari faktor fundamental yang diproksikan dengan nilai penawaran dan financial leverage serta risiko pasar yang diproksikan dengan rata-rata kurs dan IHSG terhadap tingkat underpricing. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu teknik penemuan sampel dengan pertimbangan tertentu yang bertujuan untuk mendapatkan sampel yang representatif. Dengan demikian sampel dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang melakukan IPO pada periode 2006-2008 dan mengalami underpricing. Data yang digunakan adalah data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier baik berganda maupun sederhana.

Hasil analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan variabel independen dalam penelitian ini tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tingkat underpricing, sedangkan secara parsial hanya variabel financial leverage yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat underpricing. Hal ini disebabkan investor lebih mempercayai variabel-variabel lain untuk dianalisis baik dalam faktor fundamental perusahaan maupun risiko pasar dalam pengambilan keputusan investasinya di pasar primer.

Berdasarkan hasil penelitian ini, penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan beberapa variabel lain yang diduga memiliki pengaruh lebih besar terhadap tingkat underpricing. Beberapa variabel tersebut diantaranya reputasi underwriter, prosentase penawaran saham, ukuran perusahaan, serta profitabilitas perusahaan selama minimal 2 tahun sebelum IPO. Sedangkan untuk risiko pasar adalah kondisi ekonomi dalam negeri, tingkat inflasi dan juga tingkat suku bunga.