SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH MINAT BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR AKUNTANSI PADA MAHASISWA PENDIDIKAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Dinda Syafitri

Abstrak


RINGKASAN.

Syafitri, Dinda. 2014. Pengaruh Minat Belajar dan Motivasi Belajar Terhadap Kemandirian Belajar Akuntansi Mahasiswa Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Akuntansi. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Malang. Pembimbing Prof. Dr. Bambang Sugeng, S.E., M.M., Ak. Kata Kunci : Minat belajar, motivasi belajar, kemandirian belajar Kemandirian belajar adalah salah satu hal yang penting untuk memupuk rasa tanggung jawab dan percaya diri dalam proses belajar. Sebagai mahasiswa khususnya program studi pendidikan akuntansi, diharuskan untuk menguasai ilmu akuntansi agar nantinya dapat mengajar dengan baik dan menjadi pendidik yang berkompeten. Beberapa fenomena terlihat jelas di lapangan, seperti banyaknya mahasiswa yang menyalin tugas individu maupun catatan perkuliahan, beberapa dari mahasiswa tersebut hanya mengandalkan sumber catatan dan memperbaiki catatan saat ujian akan berlangsung. Fenomena tersebut merupakan bentuk rendahnya kemandirian belajar pada mahasiswa. Dalam proses belajar, seharusnya mahasiswa tidak terus- menerus menggantungkan diri kepada bantuan, pengarahan dosen atau orang lain, melainkan adanya minat dan motivasi dirinya sendiri untuk mencapai tujuan pembelajarannya. Maka dari itu, perlu diadakan penelitian untuk menguji hubungan dari minat belajar dan motivasi belajar dengan kemandirian belajar. Adapun tujuan penelitian ini adalah 1) menjelaskan pengaruh minat belajar dengan kemandirian belajar 2) menjelaskan pengaruh motivasi belajar dengan kemandirian belajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksplanasi dengan menggunakan teknik sampel proportional random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 110 mahasiswa yang diambil dari angkatan 2016 Pendidikan Akuntansi FE UM yang diwakili secara proporsional sesuai dengan jumlah mahasiswa setiap offering. Teknik pengambilan datanya yaitu dengan menggunakan angket sebagai intrumen penelitian. Pengujian hipotesis ini menggunakan analisis regresi berganda. Seluruh pengujian dalam penelitian ini menggunakan bantuan program SPSS for windows versi 16. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa minat belajar memberikan pengaruh signifikan sebesar 35,3% terhadap kemandirian belajar sedangkan motivasi belajarmemberikan pengaruh signifikan sebesar 24,5% terhadap kemandirian belajar. Kemandirian belajar dapat terlaksana jika terdapat minat yang dapat memberikan perasaan senang sehingga mahasiswa tersebut rela meluangkan waktunya untuk belajar secara mandiri, juga terdapat motivasi yang dapat memberikan dorongan untuk melaksanakan kegiatan belajar mandiri tersebut misalnya dengan mencari referensi tambahan yang sesuai dengan akuntansi. Maka dapat disimpulkan bahwa semakin meningkatnya minat belajar mahasiswa maka meningkat pula kemandirian belajarnya. Begitupun dengan motivasi belajar, semakin tinggi motivasi belajar mahasiswa maka akan semakin sering melakukan belajar mandiri.