SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

ResultanManajemenKonflikDalamUpayaSustainabilitasPerguruanTinggiSwasta(StudiMultikasus di TigaPerguruanTinggiSwastaKopertis Wilayah VII JawaTimur)

eko pujiati

Abstrak


RINGKASAN.

Pujiati, Eko. 2018. Resultan Manajemen Konflik Dalam Upaya Sustainabilitas Perguruan Tinggi Swasta(Studi Multi kasus di Tiga Perguruan Tinggi Swasta Kopertis Wilayah VII JawaTimur).Disertasi, Program Studi Manajemen Pendidikan. Pasca sarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: 1) Prof.H.Ahmad Sonhadji K.H., M.A., Ph.D. 2) Dr. H. ImronArifin, M.Pd. 3) Prof. Dr. H. Bambang Budi Wiyono, M. Pd.

 

Kata Kunci: manajemen konflik, sustainabilitas, perguruan tinggi swasta

Keberadaan perguruan tinggi di Indonesia akan membawa ke masyarakat yang berperadaban tinggi untuk itu sesuai dengan yang diamanatkan dalam Undang Undang Dasar 1945 bahwa pendidikan tidak hanya tanggung jawab pemerintah tapi juga tanggung jawab masyarakat seluruhnya termasuk swasta untuk keberhasilan bidang pendidikan. Kebijakan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah saat ini seperti Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia sangat bagus untuk ke depannya, tetapi pada kenyataannya belum semua siap secara keseluruhan baik itu perguruan tinggi negeri maupun swasta. Sebagai upaya untuk menciptakan perguruan tinggi yang berkualitas suatu lembaga yang terdapat banyak orang tentu saja terjadi suatu konflik dan hal tersebut perlu pengelolaan konflik, dan untuk keberhasilan serta keberlanjutan lembaga.

Fokus penelitian ini adalah (1) permasalahan konflik yang pernah dialami oleh perguruan tinggi swasta di  mulai dari berdiri sampai perkembangannya saat ini,(2) penyelesaian permasalahan konflik yang terjadi di perguruan tinggi swasta yang dilaksanakan oleh lembaga,(3) strategi konflik yang dilakukan pimpinan dengan resolusi konflik yang dilakukan oleh pihak perguruan tinggi swasta,dan (4)Upaya yang dilakukan pimpinan dalam sustainabilitas perguruan tinggi swasta.

Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian studi multi kasus di tiga perguruan tinggi swasta Kopertis Wilayah VIIJawaTimur, tehnik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisa data dilakukan dua tahap yakni analisa data kasus individu dengan menggunakan model alur Milles dan Huberman, dan analisa data lintas kasus dengan menyusun kategori dan tema, secara induktif konseptual, dan dibuat penjelasan naratif, kemudian menyusun proposisi-proposisi dan dikembangkan menjadi teori substansif dan kesimpulan penelitian. Adapun Teknik keabsahan adalah kredibilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas.

Dari hasilpenelitian ditemukan(1) permasalahan konflik yang terjadi di lokasi tempat penelitian terdapat konflik bidang akademik ada persamaan yaitu konflik realistis dan konflik personal dan interpersonal selain itu juga ada perbedaan kasus satu terdapat konflik konstruktif kasus dua terdapat konflik destruktif. Di bidang SDM dan Sarpras tidak keragaman hanyap ada kasus dua ada konflik destruktif selebihnya memiliki kesamaan konflik yang terjadi konflik interes dan personal interpersonal. Bidang kemahasiswaan yang berbeda kasus 1 terjadi juga konflik nonrealistic, (2) penyelesaian konflik yang terjadi sangat ditentukan oleh karakter pimpinan perguruan tinggi swasta akademik dengan memfasilitasi perangkat lunak dan keras maupun keperluan penunjang akademik. Bidang SDM dan sarpras kasus satu dan dua dilakukan dengan negosiasi pihak yang konflik sedangkan kasus tiga dengan bersaing oleh pimpinan sepihak sesuai dengan keputsan yang ditentuakan. Untuk bidang kemah siswaan memberikan memberi motivasi untuk berkarya cara penyelesaian yang dilakukan kasus satu, dua dan tiga, ada perbedaan sedikit dari kasus satu dengan melibatkan pernagkat pemerintah dan keamanan, (3) strategi konflik dan resolusi konflik yang dilakukan win and solution dari semua kasus tetapi resolusi konflik yang dilakukan berbeda untuk kasus satu dengan selt regulation dan thried participation, dan (4) upaya yang dilakukan pimpinan dalam sustainabilitas perguruan tinggi swasta, ada perbedaan dalam penyelesaian masalah yang nanti dilanjutkan ketindakan untuk sustainabilitas perguruan tinggi yang dipimpinnya pada kasus satu sedang mencari kepemimpinan yang memiliki loyalitas tinggi untuk tatap among berikutnya, kasus tiga upaya yang dilakukan dengan manajemen bersaing yang pimpinan menetukan sesuai dengan kriteria yang ditentukan sedangkan kasus dua berusaha untuk bertahan dengan kompromi.

Semua yang dilakukan oleh perguruan tinggi swasta ini tetap dalam koridor memperhatikan lingkung jangan sampai mengganggu sekitar, dapat merubah perekonomian masyarakat sekitar dan beradaptasi dengan masyarakat pada umumnya dengan saling menghormati dan berkorban untuk kepentingan orang banyak. Manajemen konflik yang dilaksanakan pada perguruan tinggi berbeda antara satu dengan yang lain maka diperlukan penyikapan pimpinan dalam pengambilan keputusan, penciptaan tersebut sangat menentukan sustainabilitas perguruan tinggi swasta. Perbedaan dan persamaan di ketiga kasus menunjukan kharakter perguruan tinggi swasta untuk mencapai visi dan misi yang tetlah ditetapkan.

Dari temuan penelitian peneliti memberikan saran bagi pimpinan, yayasan, dansivitas perguruan tinggi swasta sebagai bahan evaluasi internal atas pelaksanaan manajemen konflik dengan relevansinya  langkah perbaikan dan pengembangan lembaga tersebut secara berkelanjutan.Bagi Kopertis Wilayah VII Jawa Timurdan DIKTI sebagai masukan untuk melaksanakan fungsi kontrol perguruan tinggi swasta dan diperlukannya ilmu manajemen pendidikan lebih diperhatikan untuk pengembangan serta keberlanjutan dari suatu lembaga. Bagi pemangku kebijakan dapat menentukan kurikulum mata kuliah manajemen konflik yang merupakan bagian dari ilmu manajemen pendidikan untuk diberikan pada semua bidang ilmu untuk tujuan agar semua masyarakat menguasai ilmu tersebut dan diaplikasikan dalam kehidupan.