SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peran Kajian Islam Tentang Ekonomi terhadap Manajemen Keuangan Bisnis Pada Pengusaha Muslim di Kota Malang

Yuliani . Yuliani

Abstrak


Abstract

Yuliani. 2018. Peran Kajian Islam Tentang Ekonomi terhadap Manajemen Keuangan Bisnis Pada Pengusaha Muslim di Kota Malang. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Satia Nur Maharani, S.E.,M.Sa., Ak.

Kata Kunci: manajemen keuangan syariah, kajian Islam, fenomenologi transendental

Penelitian ini berangkat dari fenomena belum dikaitkannya antara agama dengan keilmuan khususnya manajemen keuangan. Hal ini dibuktikan dengan masih egoistiknya praktik manajemen keuangan dalam bisnis. Seperti berbagai kerusakan di lingkungan manusia atau alam. Kemudian muncul gagasan manajemen keuangan berbasis kritis kesadaran islami. Secara ideal manusia berakal dan beragama akan mencocokkan persepsi yang dimiliki dengan keyakinannya dan berusaha mencari ilmu manajemen keuangan yang tidak egoistik. Salah satu cara yang dipakai melalui kajian Islam. Informan utama dalam penelitian ini adalah pengusaha muslim di kota Malang. Antara lain: Abah Odil (Pemilik rumah makan bubur ayam Abah Odil); Pak Bambang Wicaksono (pengusaha properti); Ummu Firda (pemilik Firda Bakery); Mbak Lidya (pemilik Langit Biru Corporation); dan Pak Haris (pemilik Graha Eksotika dan Taman Jajan Al-Fatih). Penelitian ini bertujuan untuk memotret model manajemen keuangan dalam praktik bisnis fokusnya pada pengusaha muslim setelah diberikan sentuhan kajian ekonomi Islam. Sehingga diharapkan mampu diimplementasikan ke dalam bisnisnya.

Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis fenomenologi transendental. Tujuannya adalah memperoleh kesadaran terdalam informan akan nilai-nilai dalam manajemen keuangan syariah bisnisnya. Pengumpulan data dengan wawancara dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi lima tahap. Yakni deskripsi data dengan analisis (noema, epoche, noesis); reduksi fenomenologi; korelasi noumatik; reduksi eiditik; dan rekonstruksi.

Hasil penelitian ini merumuskan model manajemen keuangan syariah yang sistematis. Pertama dimulai dengan keinginan kuat untuk dekat kepada Allah SWT. Kedekatan ini bertujuan meraih surga di akhirat. Kedua, untuk mencapai kedekatan dilalui suatu proses yang bernama hijrah. Hijrah diawali dengan adanya cita-cita untuk merubah keadaan, kemudian berlanjut ke suatu keinginan belajar. Ketiga, manifestasi dari belajar dicurahkan ke dalam kajian Islam. Kajian Islam didorong oleh keyakinan tholabul ilmi merupakan amalan tertinggi. Mantap mengikuti kajian informan mencari sumber ilmu kredibel dan dilanjutkan mengikuti kajian muamalah di Sekolah Muamalah Indonesia (SMI). Konsep sami’na wa ato’na muncul saat informan mengikuti SMI. Keempat, diri informan yang telah berhijrah dan mengikuti kajian melahirkan berbagai perspektif profesi pengusaha muslim antara lain:  mencari keridhoan Allah SWT; meneladani sosok panutan; bersikap jujur; semangat berbagi dan berkontribusi terhadap dakwah. Terakhir, Lima perspektif ini menurunkan inti model manajemen keuangan syariah. Aktivitas pendanaannya meliputi: menjauhi riba; bersikap jujur kepada mitra kerja; dan mendapatkan kemudahan sebagai hadiah dari Allah SWT.  Penggunaan dananya: penciptaan iklim syariah bagi karyawan; sewa ruko berlandaskan nilai takwa; niat membantu dalam piutang & persediaan dan marketing yang syar’i. Aktivitas terakhir yaitu pendistribusian laba antara lain: bersyukur atas pendapatannya; menetapkan harga dan laba berdasarkan kaidah muamalah; berzakat; infak sedekah; menyejahterakan karyawan; membayar pajak untuk menaati ulil amri dan berdakwah untuk meraih pertolongan Allah SWT. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat mengujicobakan model ini pada praktisi bisnis atau perusahaan dengan situs yang lebih luas sehingga mampu menjadi penyempurna atas model yang telah dibuat.