SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peran UMKM Keripik Mbote Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat di Desa Gadingkulon Kecamatan Dau Kabupaten Malang

fildzah hanani

Abstrak


ABSTRAK

 

Hanani, Fildzah. 2018. Peran UMKM Keripik Mbote Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat di Desa Gadingkulon Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Farida Rahmawati, S.E.,M.E

 

Kata kunci :Peran UMKM  Keripik Mbote Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi

Industrialisasi merupakan upaya dan terencana dalam rangka mengelola dan memanfatkan sumber daya guna mencapai tujuan pembangunan yakni meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dan bangsa. Perkembangan industry memang membawa akibat-akibat positif bagi kehidupan manusia, hakekat perkembangan industri akan selalu berarti bagi perkembangan peradaban manusia, dan lebih konkrit lagi perkembangan industri akan selalu berarti pula bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tujuan penelitian yang berada di UMKM keripik mbote desa Gadingkulon kecamatan Dau kabupaten Malang ini dibagi menjadi dua. Pertama, untuk mengetahui peran UMKM  keripik mbote terhadap penyediaan lapangan kerja di desa Gadingkulon Kecamatan Dau kabupaten Malang. Kedua, untuk mengetahui peran UMKM keripik mbote terhadap peningkatan pendapatan masyarakat di desa Gadingkulon kecamatan Dau kabupaten Malang.

Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa UMKM yang berada di Desa Gadingkulon mengalami perkembangan yang positif baik dari jumlah UMKM yang bertambah ataupun dari pendapatan masyarakat yang menjadi lebih baik, selain itu kegiatan UMKM berpengaruh positif terhadap kesejahteraan pemilik, salah satu indikator kesejahteraan adalah pendapatan, jenis rumah dan kendaraan yang dimiliki pemilik UMKM termasuk kedalam criteria sejahtera, dalam meningkatkan kesejahteraan peran UMKM keripik mbote sangatlah penting khususnya di desa Gadingkulon kecamatan Dau kabupaten Malang, hal ini bisa dilihat dari rumah masyarakat yang 90% sudah tembok, dan memiliki kendaraan, selain itu indikator kesejahteraan lainnya bisa dilihat dari bertambahnya pendapatan karyawan dan pemilik UMKM yang cukup signifikan.