SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penganggaran Koperasi Usaha Nelayan (Studi Kasus pada Koperasi X Kabupaten Malang)

WINDY SANZSA

Abstrak


ABSTRAK

 

Sanzsa, Windy. 2018. Penganggaran Koperasi Usaha Nelayan (Studi Kasus pada Koperasi X Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas negeri malang, pembimbing (1) Dr. Sri Pujiningsih, S.E., M.Si., Ak.

 

Key Words: Penganggaran, Koperasi, Usaha Nelayan

Peran koperasi sangatlah penting dalam menumbuhkan dan mengembangkan potensi ekonomi rakyat serta dalam mewujudkan kehidupan demokratis, kebersamaan, kekeluargaan dan keterbukaan. Salah satunya yang menjadi sorotan adalah koperasi usaha nelayan. Koperasi usaha nelayan atau koperasi perikanan sangat patut diperjuangkan perekonomiannya. Oleh karena itu dalam mengembangakan tugas tersebut dibutuhkanlah manajemen yang efektif dalam pengelolaannya. Anggaran membantu manajemen dalam hal perencanaan, pengendalian, sebagai pedoman dalam pelaksanaan pekerjaan, melakukan evaluasi, dan pelaporan suatu kegiatan koperasi. Penyusunan anggaran sangat penting untuk dipelajari. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi kasus dimana peneliti ingin menggali lebih dalam bagaimana proses penyusunan anggaran pada koperasi X. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan Teknik analisis kualitatif Model Miles dan Huberman dengan melakukan analisis data kualitatif secara tuntas. Aktifitas data ini meliputi: (1) Reduksi data, (2) penyajian data, (3) penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian ini diperoleh simpulan bahwa KUD X menyusun anggaran yang terdiri rencana kerja dan rencana anggaran pendapatan dan belanja. Anggaran pada KUD X disusun oleh pengurus sebagai rancangan anggaran dan disahkan sebagai anggaran pada saat rapat anggota, yang mana rapat anggota mempunyai kekuasaan tertinggi dalam koperasi. Pengurus menyusun anggaran dengan menggunakan pendekatan tradisional atau line item budgeting yang mana berorientasi pada tahun-tahun sebelumnya. Dalam hal ini pendekatan yang digunakan pengurus menurut peneliti adalah pendekatan incremental budgeting yang merupakan tambahan atau pengurangan dana terhadap anggaran sebelumnya.

Berdasarkan temuan tersebut, disarankan kepada pihak koperasi X agar pengurus untuk meningkatkan pengetahuan tentang penyusunan anggaran. Hal ini dimaksudkan agar pengurus tidak hanya menyusun anggaran pendekatan satu saja. Hendaknya ada kepelatiahan langsung dari dinas perkoperasian setempat agar koperasi ini dapat melakukan pembauran sekaligus perbaikan dalam hal SDM guna memajukan dan memajukan koperasi usaha nelayan dikabupaten Malang.