SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Studi Fenomenologi Pengelolaan Keuangan Gereja

Shintia Marsela

Abstrak


ABSTRAK

 

Marsela, Shintia .2018. Studi Fenomenologi Pengelolaan Keuangan Gereja. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Dodik Juliardi , S.E, M.M, Ak.

 

Kata Kunci: Akuntabilitas, Pengelolaan Keuangan Gereja

Gereja merupakan organisasi sektor publik yang bergerak dibidang keagamaan. Gereja tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah, tetapi juga berfungsi sebagai sarana pengembangan talenta dan pengembangan organisasi melalui kepengurusan. Keberadaannya sebagai sarana peribadatan secara spiritual tetap memperhatikan prosedur pengelolaan keuangan untuk menjadi kepercayaan jemaat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pengelolaan keuangan dan pemaknaan pertanggung jawaban pada pengurus Gereja GPdI Gloria.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan pendekatan fenomenologi dengan tujuan memperhatikan bagaimana pimpinan gereja dan pengelola memaknai pengelolaan keuangan gereja. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi.

Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa pengelolaan keuangan Gereja GPdI Gloria dilaksanakan dengan mengerjakan laporan penerimaan dan pengeluaran kas gereja secara detail kemudian dipublikasikan secara rutin setiap bulan. Pengelolaan keuangan didasari sikap “takut akan Tuhan (Integritas)” dan “kerelaan hati (ikhlas)”. Sedangkan dari sisi akuntabilitasnya, GPDI Gloria lebih mengedepankan program daripada finansial. Hal tersebut dikarenakan fungsi gereja yang digunakan sebagai tempat pertumbuhan rohani melalui kegiatan yang tepat. Pengurus bertanggungjawab secara vertikal kepada Pimpinan Gereja dan bertanggungjawab secara horizontal kepada jemaat dan pengurus lainnya.

Berdasarkan hasil yang didapatkan maka kesimpulan dari studi ini adalah Gereja GPDI Gloria melakukan proses pengelolaan keuangan dengan menyajikan laporan double entry bookkeeping. Akuntabilitas yang nampak yaitu Akuntabilitas Program, Akuntabilitas Vertikal, dan Akuntabilitas Horizontal. Hal tersebut digunakan sebagai upaya pemaknaan pertanggungjawaban oleh pengurus.