SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

IMPLEMENTASI KEGIATAN PEMBELAJARAN PADA PROGRAM FULL DAY SCHOOL DI SMK JURUSAN AKUNTANSI KABUPATEN MALANG

EKA VIRADAYANTI

Abstrak


ABSTRAK

 

Viradayanti, Eka. 2018. Implementasi Kegiatan Pembelajaran pada Program Full Day School di SMK Jurusan Akuntansi Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Dr. Hj. Endang Sri Andayani, S.E, M.Si., Ak

 

Kata Kunci : Implementasi kegiatan pembelajaran full day school

Pelaksanaan program full day school menyebabkan penambahan waktu belajar di sekolah untuk kegiatan intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler yang bertujuan untuk penguatan karakter peserta didik. Penambahan jam belajar menimbulkan kejenuhan siswa sehingga dibutuhkan metode pembelajaran yang menyenangkan untuk mengatasi masalah tersebut. Penggunaan metode pembelajaran guru dipertimbangkan terhadap sarana dan prasarana yang dimiliki sekolah.

Rancangan penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif multi situs yang melibatkan beberapa situs dengan asumsi situs yang dijadikan subjek penelitian memiliki karakteristik yang sama. Kehadiran peneliti di lapangan sebagai human instrument untuk pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi.

Temuan penelitian ini antara lain: a. Pelaksanaan kegiatan intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler, SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen (1) jadwal pelaksanaan belum sesuai, (2) kegiatan pembelajaran sudah menanamkan karakter, (3) Guru berhasil menciptakan strategi untuk mencegah siswa bosan mengikuti pembelajaran, (4) belum sepenuhnya guru melaksanakan kegiatan kokurikuler pendalaman kompetensi dasar, (5) kegiatan ekstrakurikuler menggunakan sistem wajib kurikuler (6) media dan sumber belajar terbatas. Sedangkan SMK Negeri 1 Turen (1) jadwal pembelajaran belum sesuai, (2) kegiatan pembelajaran sudah menanamkan karakter, (3) guru berhasil menggunakan strategi pembelajaran untuk mengatasi kejenuhan dan kebosanan, (4) semua guru melaksanakan kegiatan kokurikuler pendalaman kompetensi dasar, (5) kegiatan ekstrakurikuler menggunakan sistem blok, (6) fasilitas sudah menunjang dan guru kreatif. b. faktor pendukung dan penghambat Faktor pendukung pelaksanaan kegiatan intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler diantaranya; (1) mata pelajaran yang diampu guru akuntansi menarik; (2) faktor internal dalam diri siswa; (3) pembina ekstrakurikuler yang terpenuhi; (4) dukungan kepala sekolah; (5) lingkungan belajar yang kondusif; (6) fasilitas yang memadai. Sedangkan faktor penghambat: (1) siswa yang jenuh mengikuti pembelajaran; (2) kurangnya pembina kegiatan kokurikuler; (3) kurangnya ketertiban siswa; (4) kurangnya motivasi siswa mengikuti ekstrakurikuler wajib; (5) pembawaan guru ketika mengajar;(6) kurangnya fasilitas; (7) guru dan orangtua kurang memahami pentingnya life skill.

Saran diberikan bagi : (1) Guru untuk memahami kondisi dan karakteristik peserta didik serta lebih meningkatkan pembelajaran yang menyenangkan; (2) sekolah sebagai instansi yang berdiri sendiri disarankan senantiasa memperhatikan sarana dan prasarana milik sekolah; (3) peneliti selanjutnya dapat mengembangkan bahan ajar perbankan dasar dan kompetensi guru.

SUMMARY

Viradayanti, Eka. 2018. Implementation of Learning Activities in Full Day School Program of Vocational High School Majoring in Accounting in Malang Regency. Sarjana’s Thesis. Departmentof Accounting, Faculty of Economics, Universitas Negeri Malang. Advisor: Dr. Hj. Endang Sri Andayani, S.E, M.Si., Ak

 

Keywords: Implementation of full day school learning activities

The implementation of full-day school programs led to the addition of time to learn in school for intrakurikuler, kokurikuler and ekstrakurikuler activities that aims to strengthening the student’s character. The addition of hours of learning leads to boredom of students so it takes a fun learning method to solve the problem. The use of teacher learning methods is considered to the facilities and infrastructure owned by the school.

The design of this study used a multi-site qualitative research involving several sites with the assumption that sites used as research subjects have the same characteristics. The presence of researchers in the field as a human instrument for data collection with observation, interview and documentation thecnics.

The findings of this research are: a. Implementation of intrakurikuler, kokurikuler and ekstrakurikuler activities, SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen (1) implementation schedule is not yet appropriate, (2) learning activities have embedded character, (3) Teachers managed to create a strategy to prevent bored students follow the learning, (4) not all teachers carry out deep kokurikuler activities basic competence, (5) ekstrakurikuler use the system compulsory kurikuler, (6) media and limited learning resources. While SMK Negeri 1 Turen (1) learning schedule not yet appropriate, (2) learning activities already instilled character, (3) a teacher managed to use learning strategies to overcome burnout and boredom, (4) all teachers carry out activities kokurikuler basic competence, deepening (5) ekstrakurikuler activities using the system blocks, (6) already support the facilities and creative teacher. b. supporting factors supporting Factors restricting implementation and the activities of intrakurikuler, kokurikuler and ekstrakurikuler activities including; (1) the subjects interesting accounting teacher; (2) internal factors in students; (3) the builder of the ekstrakurikuler activities are met; (4) support the principal; (5) a conducive learning environment; (6) adequate facilities.While restricting factors: (1) students who are learning to follow saturation; (2) the lack of patrons kokurikuler activities; (3) the lack of reverence for the students; (4) lack of motivation of ekstrakurikuler students follow compulsory; (5) the bringing of the teachers when teaching;(6) lack of facilities; (7) the less teachers and parents understand the importance of life skills.

Advice provided for: (1) the teacher to understand the conditions and characteristics of the learners as well as to further enhance the learning that is fun; (2) the school as a stand-alone Agency is advised always to pay attention and infrastructure belonging to the school; (3) the next researcher can develop learning materials and basic banking competence of teachers.