SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN APLIKASI MOBILE TAX BAGI UMKM

MOHAMMAD AKBAR

Abstrak


ABSTRAK

 

Kewajiban perpajakan Wajib Pajak UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) antara lain adalah kewajiban membayar dan melapor tepat waktu, tetapi masih banyak Wajib Pajak yang telat dalam menjalankan kewajibannya tersebut. Berdasarhan hal itu, peneliti melakukan penelitian Pengembangan Aplikasi Mobile Tax bagi UMKM. Keunggulan Aplikasi Mobile Tax bagi UMKM dalam penelitian ini adalah aplikasi bersifat mobile yaitu dapat dijalankan menggunakan smartphone yang ada dipasaran karena mengunakan sistem operasi Android.

Aplikasi ini memiliki enam fungsi yang dapat menunjang Wajib Pajak UMKM dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya. Ke-enam fungsi tersebut adalah 1) Berfungsi sebagai pengarsip digital, Wajib Pajak dapat memanfaatkannya untuk menyimpan bukti pembayaran secara digital dan dapat mencetaknya (Arsip Bukti Pembayaran), 2) Tidak jauh berbeda dengan fungsi pertama, Wajib Pajak dapat memanfaatkannya untuk menyimpan bukti lain- lain secara digital dan dapat mencetaknya (Arsip Lain- Lain), 3) Data yang telah dimasukkan Wajib Pajak pada arsip bukti pembayaran akan diolah dan dapat dicetak menjadi lampiran peredaran bruto SPT Tahunan. Lampiran yang tercetak telah disesuaikan dengan peraturan perpajakan yang berlaku (Peredaran Bruto SPT), 4) Kalkulator ini dapat menghitung Pajak Penghasilan (PPh) terutang sesuai dengan PP46 dengan cara memasukkan omzet (Kalkulator PP46), 5) Wajib Pajak dapat melakukan konsultasi perpajakan dengan memanfaatkan fitur ini. Pertanyaan yang diajukan akan dibalas oleh admin aplikasi Wajib Pajak Indonesia. Cara menggunakannya pun sangat mudah seperti aplikasi pesan pada umumnya (Tiket Konsultasi), 6) Dengan mengaktifkan fitur pengingat, Wajib Pajak akan mendapatkan notifikasi sehingga dapat mencegah Wajib Pajak lupa dalam membayar dan melapor (Pengingat).

Pengembangan Aplikasi Mobile Tax bagi UMKM ini menggunakan model pengembangan Borg and Gall yang telah dimodifikasi dan disesuaikan peneliti, sehingga terdiri dari delapan tahapan. Tahapan yang digunakan meliputi 1) analisis situasi awal, 2) pengembangan rancangan produk, 3) membuat produk, 4) uji validitas, 5) revisi produk I, 6) uji lapangan terbatas, 7) revisi produk II, dan 8) produk akhir.

Berdasarkan hasil analisis keseluruhan validasi, diperoleh rata- rata persentase keseluruhan sebesar 98,94%, oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa Pengembangan Aplikasi Mobile Tax bagi UMKM yang telah dikembangkan valid dan layak digunakan. Diharapkan dengan adanya aplikasi ini dapat membantu Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya sehingga dapat meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak UMKM.