SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

pengaruh kinerja keuangan perusahaan dan kepemilikan manajerial terhadap kebijakan dividen (dividend payout ratio) pada perusahaan yang listing di bursa efek indonesia (BEI)

Restu Fahdiansyah

Abstrak


ABSTRAK

 

Fahdiansyah, Restu. Pengaruh Kinerja Keuangan Perusahaan dan Kepemilikan Manajerial terhadap Kebijakan Dividen (Dividend Payout Ratio) pada Perusahaan-perusahaan yang Listing di Bursa  Efek Indonesia (BEI). Skripsi, Jurusan Akuntansi FE Universitas  Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Dyah Aju Wardani, M.Si., Ak.

Kata kunci : Debt to Total Asset, Return on Equity, Earning per share, Current ratio, kepemilikan manajerial, dan Dividend Payout Ratio.

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kinerja keuangan perusahaan sebagai faktor financial dan kepemilikan manajerial sebagai faktor non-financial terhadap dividend payout ratio perusahaan. Kinerja keuangan  perusahaan diukur menggunakan rasio keuangan, yaitu return on equity yang merupakan rasio profitabilitas. Metode analisis yang digunakan adalah regresi berganda. Penelitian ini menggunakan data empiris dari seluruh perusahaan yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 45 perusahaan untuk periode pengamatan 2007. Teknik analisis data menggunakan teknik regresi linier berganda dengan melakukan uji asumsi klasik terlebih dahulu.

Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa, Variabel return on equity sebagai indikator kinerja keuangan pada perusahaan sampel dapat mempengaruhi dividend payout ratio perusahaan. Arah hubungan positif return on equity sudah sesuai dengan penelitian sebelumnya.

Variabel kepemilikan manajerial sebagai indikator kendali perusahaan yang merupakan salah satu faktor non-financial tidak dapat mempengaruhi secara langsung kebijakan dividend payout ratio perusahaan. Dengan kata lain, adanya mekanisme bonding untuk mensejajarkan kepentingan antara principal (investor) dan agen  (manajemen) dalam masalah keagenan tidak terbukti dapat mempengaruhi pihak manajemen dalam menentukan kebijakan pembayaran dividen perusahaan sampel.