SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KONFLIK PENETAPAN HARGA ANGKUTAN ONLINE DALAM PERSPEKTIF ETIKA BISNIS (Studi Kasus pada Perusahaan Angkutan Online X di Kota Malang)

Alfianto Try Hamdani

Abstrak


ABSTRAK

 

Hamdani, Alfianto Try. 2018. Konflik Penetapan Harga Angkutan Online dalam Perspektif Etika Bisnis – Studi Kasus Pada Perusahaan Angkutan Online X di Kota Malang. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Dr. Puji Handayati, S.E., M.M., Ak., CA, CMA, CSRS, CIBA.

Kata kunci: Penetapan Harga, Angkutan Online, Etika Bisnis

Penelitian ini memfokuskan perhatian pada penetapan tarif angkutan online x di Kota Malang berdasarkan prinsip-prinsip dalam etika bisnis. Sistem penetapan tarif dari angkutan online x di Kota Malang berdampak pada perilaku etis dari mitra pengemudi serta menimbulkan pro dan kontra di kalangan angkutan konvensional. Prinsip-prinsip dalam etika bisnis berperan dalam mengatur perilaku pelaku bisnis, diantaranya yaitu prinsip otonomi, kejujuran, keadilan, saling menguntungkan, dan prinsip integritas moral.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti bagaimanakah penetapan harga angkutan online x di Kota Malang berdasarkan perspektif etika bisnis. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Sumber data penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari laporan insentif mingguan, data jumlah mitra pengemudi (driver) dan pengguna, dan data jumlah angkutan konvensional di Kota Malang.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem penetapan tarif angkutan online x yang terlalu rendah serta sistem pemberian insentif yang terlalu tinggi menyebabkan perilaku tidak etis dari mitra pengemudi untuk melakukan kecurangan dengan menggunakan akun fiktif. Perilaku curang dari mitra pengemudi yang menggunakan akun fiktif untuk meraib keuntungan dari insentif yang diberikan oleh angkutan online x menimbulkan risiko moral (Moral Hazard). Tindakan kecurangan yang dilakukan oleh mitra pengemudi telah melanggar etika bisnis dalam prinsip kejujuran dan integritas moral. Selain itu, dampak yang timbul dari sistem penetapan tarif angkutan online x adalah terjadinya penurunan kapasitas jumlah driver angkutan konvensional yang beroperasi pada saat ini.