SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Audit Operasional Pada Bagian Akuntansi PT. Bank Tabungan Pensiunan Nasional Cabang Malang

Galuh Mayrohadi Utomo

Abstrak


ABSTRAK
Utomo,Galuh Mayrohadi. 2009. Penerapan Audit Operasional Pada Bagian Akuntansi PT. Bank Tabungan Pensiunan Nasional Cabang Malang, Tugas Akhir, Program Studi, Diploma III Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Puji Handayati, S.E, Ak, M.M.
Kata kunci: Audit Operasional
Tujuan utama pembangunan ekonomi Indonesia adalah meningkatkan pendapatan, pemerataan distribusi, kemakmuran, meningkatkan kestabilan, kesejahteraan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan. Sejalan dengan pencapaian hal tersebut, pemerintah maupun masyarakat membutuhkan suatu lembaga yang dapat memberikan kontribusinya agar suatu tujuan utama pembangunan ekonomi dapat tercapai. Salah satu lembaga tersebut adalah Perbankan, karena masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dan mengembangkan usahanya memerlukan dana. Selain itu Perbankan merupakan salah satu jalur distribusi keuangan dari pemerintah kepada masyarakat berdasarkan tugas dan fungsi-fungsi bank yang terkait.
Tugas akhir ini bertujuan untuk: (1) mengetahui peran auditor internal dalam audit operasional yang dilakukan pada bagian akuntansi pada bank BTPN cabang Malang. (2) mengetahui penerapan audit operasional pada bagian akuntansi pada bank BTPN Cabang Malang. Teknik pemecahan masalah dalam penulisan Tugas Akhir ini adalah metode deskriptif, berdasarkan data yang diperoleh pada waktu melakukan Praktek Kerja Lapangan di PT. BTPN Cabang Malang.
Auditor internal pada PT. BTPN Cabang Malang secara umum mempunyai tugas mengawasi atau memonitor jalannya operasional kantor cabang tersebut serta mengadakan pembinaan jika perlu. Pengawasan yang dilakukan auditor internal meliputi semua transaksi di kantor cabang, seperti: (1) Pihak ketiga atau nasabah yaitu berupa tabungan, deposito, giro dan lain-lain, (2) Perkreditan yaitu berupa kredit nasabah, (3) Operasional yaitu berupa semua unsur-unsur biaya serta pembukuannya. Pembinaan tersebut dilakukan hanya jika ditemukan temuan-temuan yang menurut auditor internal tidak wajar atau menyimpang dari yang seharusnya ditetapkan.
Tugas dan kegiatan operasional sehari-hari bagian akuntansi dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Namun ada beberapa yang masih perlu diperhatikan antara lain: praktek jam kerja karyawan yang masih tidak sesuai dengan yang ditetapkan perusahaan, dan ruang bagian akuntansi yang masih menjadi satu dengan bagian lain. Dengan adanya kekurangan-kekurangan yang masih perlu diperbaiki, maka auditor memberikan rekomendasi: sebaiknya perusahaan memperhatikan mengenai kedisiplinan karyawannya kalau perlu diberi sanksi bagi yang melanggar, dan sebaiknya perusahaan memberi ruang tersendiri untuk bagian akuntansi agar tidak menjadi satu dengan bagian lain.
i