SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGENDALIAN INTERNAL PELAKSANAAN PENGAJUAN KLAIM PROGRAM JAMINAN KESEHATAN MASYARAKAT (Studi Kasus di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi)

DWIANI RIASTUTI

Abstrak


ABSTRAK

Riastuti, Dwiani. 2010. Pengendalian Internal Pelaksanaan Pengajuan Klaim Program Jaminan Kesehatan Masyarakat. Tugas Akhir, Jurusan Diploma III Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Yuli Widi Astuti.

 

Kata Kunci: Pengendalian Internal, Klaim, Jamkesmas.

 

                     Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) merupakan program pemerintah dalam rangka memantapkan penjaminan kesehatan bagi masyarakat miskin. Penggantian dana pasien Jamkesmas diperoleh melalui pelaksanaan klaim pihak rumah sakit secara berkala kepada pihak penanggung dana. Sistem pengajuan klaim secara baik akan memperlancar pencairan dana. Salah satu hal penting untuk menjaga integritas sistem adalah pengendalian internal dalam perusahaan.

Tujuan yang terdapat dalam Tigas Akhir ini adalah untuk mengetahui sistem dan pengendalian internal serta perbaikan pengendalian internal terkait pelaksanaan pengajuan klaim Jamkesmas. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan.

Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem pelaksanaan pengajuan klaim Jamkesmas serta pengendalian internalnya mencakup pemisahan fungsi antara penerima pasien dengan verifikasi pasien, pemberi kode kesehatan dengan pengentri data, pelaksana klaim dengan penyimpan kucuran dana, dan penerima dana dengan pencatat pendapatan. Penyediaan informasi tentang data pasien, berkas klaim, jumlah klaim, dan otorisasi. Perangkapan dokumen Status Pasien melebihi kebutuhan. Prosedur-prosedur berupa prosedur penerimaan pasien, prosedur administrasi klaim, dan prosedur pencairan dana sesuai kesepakatan dengan penanggung dana. Tarif pelayanan kesehatan ditentukan penanggung dana. Ada pemeriksaan independen. Pembuatan kuitansi untuk Jamkesmas MTT. Menggunakan jasa Bank sebagai penyimpan pendapatan. Sedangkan langkah perbaikan yang disarankan adalah dengan penghematan biaya, tenaga, dan waktu dalam pembuatan perangkapan dokumen Status Pasien, pembentukan verifikator independen untuk Jamkesmas MTT, pengembangan karyawan, dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan.