SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Reaksi Pasar Modal Terhadap Peristiwa Demonstrasi 4 November 2016 (Studi Kasus pada Perusahaan yang Terdaftar dalam Jakarta Islamic Index Di BEI)

Widya Mayrani

Abstrak


RINGKASAN

 

Mayrani, Widya. 2018. Reaksi Pasar Modal Terhadap Peristiwa Demonstrasi 4 November 2016 (Studi Kasus pada Perusahaan yang Terdaftar dalam Jakarta Islamic Index Di BEI). Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Dr. Dodik Juliardi, S.E. Ak, M.M.

 

Kata Kunci : Peristiwa politik, abnormal return, trading volume activity, event study

Pergerakan  harga saham yang sangat sulit diprediksi membuat investor untuk lebih teliti dalam menganalisis suatu saham, baik faktor internal maupun eksternal perusahaan. Salah satu faktor eksternal yang dapat mempengaruhi kegiatan perdagangan di pasar modal adalah keadaan politik suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak dari peristiwa demonstrasi 04 November 2016 terhadap pasar modal di Indonesia yang diproksikan melalui variabel abnormal return dan trading volume activity. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode event study dengan periode pengamatan lima hari sebelum peristiwa dan lima hari sesudah peristiwa. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan yang terdaftar dalam Jakarta Islamic Index (JII) yang berjumlah 30 perusahaan. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampling jenuh. Data yang digunakan adalah data sekunder. Pengujian hipotesis dilakukan dengan melakukan uji paired sample t-test.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pasar modal bereaksi dengan adanya peristiwa politik demonstrasi 04 November 2016 yang ditunjukkan dengan abnormal return dan trading volume activity yang terbentuk selama periode penelitian sangat berfluktuatif. Sebelum peristiwa terjadi, investor merespon informasi sebagai bad news sehingga terdapat abnormal return negatif. Namun sesudah peristiwa terjadi pasar kembali memberikan abnormal return positif yang berarti investor merespon informasi sebagai good news. Begitu pula dengan trading volume activity dimana rata – rata  trading volume activity pada sebelum peristiwa lebih kecil daripada sesudah peristiwa. Kemudian, berdasarkan hasil uji paired sample t-test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan abnormal return dan trading volume activity sebelum dan sesudah peristiwa demonstrasi 04 November 2016. Penelitian selanjutnya diharapkan agar menggunakan variabel lain selain abnormal return dan trading volume activity untuk mengukur reaksi pasar, dan menggunakan indeks saham yang berbeda untuk lebih menggambarkan keadaan pasar yang sesungguhnya.