SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Amnesti Pajak Periode I, II, III dan Sanksi Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Utara, Tahun 2018

bintari widya prihastuti

Abstrak


RINGKASAN

 

Tingkat kepatuhan wajib pajak di Indonesia lima tahun terakhir terbilang sangat memprihatinkan, kepatuhan wajib pajak belum sampai pada titik yang diharapkan oleh pemerintah dan sangat kecil persentase wajib pajak yang memenuhi kewajibannya untuk membayar pajak. Banyak kebijakan yang dilaksanakan oleh pemerintah dalam upaya meningkatkan kepatuhan wajib pajak, sebagai contoh adalah amnesti pajak dan perbaikan sanksi-sanksi di bidang perpajakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kebijakan-kebijakan pemerintah yang disebutkan sebelumnya berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Utara.

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa metode kuesioner. Populasi dari penelitian ini adalah wajib pajak orang pribadi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Utara. Teknik pengambilan sampel dengan metode accidental sampling, pengambilan sampel dilakukan dengan memberikan kuisioner pada setiap wajib pajak orang pribadi yang datang untuk melaporkan SPT tahunan pada bulan Maret tahun 2018. Metode analisis menggunakan analisis regresi berganda menggunakan bantuan SPSS 22 for windows.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan amnesti pajak periode I berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak,apabila kebijakan amnesti pajak periode I ditingkatkan maka kepatuhan wajib pajak akan mengalami peningkatan pula, begitupun sebaliknya. Kebijakan amnesti pajak periode II tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, tetapi apabila kebijakan amnesti pajak periode II ditingkatkan maka kepatuhan wajib pajak akan mengalami peningkatan pula, begitupun sebaliknya.Kebijakan amnesti pajak periode III tidak berpengaruhsignifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, tetapi apabila kebijakan amnesti pajak periode III ditingkatkan maka kepatuhan wajib pajak akan mengalami penurunan, begitupun sebaliknya.Kebijakan sanksi pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, tetapi apabila sanksi pajak ditingkatkan maka kepatuhan wajib pajak akan mengalami peningkatan pula, begitupun sebaliknya.

Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada Direktorat Jenderal Pajak untuk meningkatkan upaya dalam rangka meningkatkan kepatuhan wajib pajak, dan untuk peneliti selanjutnya agar menambah variabel-variabel lain diluar variabel yang diteliti dalam penelitian ini yang mempengaruhi kepatuhan wajib pajak agar dapat memperluas penelitian.

Kata Kunci: Amnesti Pajak, Sanksi Pajak, Kepatuhan Wajib Pajak