SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Studi tentang Penyimpangan Perilaku Siswa Menurut Pandangan Teori Labelling

Ikhwanun Nadhif

Abstrak


ABSTRAK

 

Nadhif, Ikhwanun. 2018. Studi tentang Penyimpangan Perilaku Siswa Menurut Pandangan Teori Labelling. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. H. Cipto Wardoyo, S.E., M.Pd., M.Si., Ak., CA.

 

Kata Kunci: penyimpangan perilaku siswa, labelling, bentuk, penyebab, upaya guru, sanksi

Penyimpangan perilaku siswa merupakan tindakan siswa yang tidak menyesuaikan diri dengan aturan-aturan yang berlaku di sekolah. Hal tersebut dapat dianalisis dengan menggunakan teori labelling. Menurut pandangan teori  labelling, penyimpangan perilaku siswa terjadi karena adanya pelabelan negatif yang diberikan kepada seseorang sehingga membuat orang tersebut melakukan perilaku sesuai dengan yang dilabelkan orang lain kepadanya. Penelitian tentang penyimpangan perilaku siswa pada jurusan akuntansi di SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen menunjukkan bahwa terdapat bentuk-bentuk penyimpangan perilaku yang sering dilakukan oleh siswa jurusan akuntansi. Fokus dalam penelitian ini adalah untuk mengungkap penyimpangan perilaku siswa dilihat dari sudut pandang informan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus yang dilakukan pada siswa jurusan akuntansi di SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen. Prosedur pengumpulan data dalam penelitian menggunakan metode wawancara tidak terstruktur, observasi dan dokumen. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa instrumen manusia, yakni peneliti sendiri. Informan dalam penelitian diambil menggunakan teknik snowball sampling atau berdasarkan rekomendasi informan kunci yakni guru BK. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan tiga aktivitas: (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) penarikan kesimpulan dan verifikasi. Untuk mengecek keabsahan data, dilakukan kegiatan triangulasi data.

Hasil penelitian yang diperoleh dilapangan menunjukkan bahwa terdapat tiga bentuk penyimpangan perilaku yang sering dilakukan oleh siswa yakni terlambat, meninggalkan kelas ketika jam pelajaran sedang berlangsung, dan bolos. Penyebab dari penyimpangan perilaku yang dilakukan oleh siswa dikarenakan kejenuhan yang dirasakan siswa, masalah keluarga, dan pelabelan negatif yang diterima siswa. upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi penyimpangan perilaku siswa terbagi menjadi dua aktivitas: (1) penyuluhan tata tertib sekolah yang harus ditaati oleh siswa, (2) pendekatan terhadap siswa yang melakukan penyimpangan perilaku. Selain melakukan dua upaya tersebut, pemberian sanksi secara tegas juga merupakan bentuk upaya mengatasi penyimpangan perilaku siswa. terdapat dua sanksi yang sering diberikan kepada siswa yang melakukan penyimpangan perilaku: (1) membersihkan lingkungan sekolah, (2) menulis surat Al-Qur’an.

 

Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa labelling menjadi salah satu faktor penyebab siswa melakukan penyimpangan perilaku, meskipun pengaruhnya tidak sebesar kedua faktor lainnya namun labelling tetap memiliki andil dalam penyimpangan perilaku yang dilakukan oleh siswa.