SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Motivasi dan Hasil Belajar antara Metode Konvensional dengan Metode Numbered Head Together (NHT) Pada Mata Pelajaran Kompetensi Kejuruan kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan Kepanjen

MILA MUSTIKA PUTRI

Abstrak


ABSTRAK

 

Putri, Mila Mustika. 2017. Perbedaan Motivasi Dan Hasil Belajar Antara Metode Pembelajaran Konvensional (Ceramah) Dengan Metode Numbered Of Together (NHT) Pada Mata Pelajaran Kompetensi Kejuruan Kelas Xi Sekolah Menengah Kejuruan Kepanjen. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Cipto Wardoyo, S.E,. M.Pd., M.Si., Ak. AC.

 

Kata Kunci: NHT (Numbered Head Together), konvensional , hasil belajar, motivasi belajar

Pembelajaran kooperatif tipe NHT merupakan  metode pembelajaran yang memiliki empat langkah kegiatan utama yaitu penomoran, pengajuan pernyataan, berfikir bersama dan pemberian jawaban. NHT (Numbered Head Together)merupakan pembelajaran yang Koorperatif, dimana siswa dituntut untuk belajar mandiri dan aktif dalam menyelesaikan setiap pembelajaran di sekolah. Dalam modelNumbered Head Together ada hubungan saling ketergantungan positif antar siswa, ada tanggung jawab perseorangan, dan ada tanggung jawab antar kelompok. Pada kenyataannya guru masih menggunakan metode konvensional (ceramah) dalam proses pembelajaran karena dirasa lebih mudah dikendalikan saat melakukan pross belajar mengajar. Dari uraian di atas tampak bahwa pembelajaran NHT dapat mengarahkan siswa untuk aktif langsung dalam pembelajaran dibandingkan dengan metode konvensional (ceramah), dengan demikian akan mempengaruhi motivasi dan hasil belajar akuntansi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan motivasi dan hasil belajar antara metode konvensional dengan metode NHT (Numbered Head Together)

Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu, dengan populasi meliputi seluruh siswa kelas XI Akuntansi SMK (SMEA) Kepanjen yang terdiri dari enam kelas. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak menurut kelas. Sampel terbagi dua kelas yaitu kelas eksperimen 1 (XI AK3) dan kelas eksperimen 2 (XI AK6). Pengumpuan data menggunakan teknik dokumentasi, tes dan lembar observasi. Teknik analisis data meliputi uji prasyarat yaitu uji normalitas dengan metode kolomogorov smirnov dan uji homogenitas dengan metode levene serta uji hipotesis dengan Uji Independent Sample T-test.

Berdasarkan analisis data motivasi belajar dan hasil belajar dapat disimpulkan, hasil belajar siswa kelas XI AK3 yang menggunakan pembelajaran kooperatif dengan metode NHT (Numbered Head Together) lebih meningkat jika dibandingkan dengan hasil belajar kelas XI AK 6 yang menggunakan metode konvensional (ceramah). Sedangkan hasil motivasi belajar siswa kelas XI AK3 yang menggunakan pembelajaran kooperatif dengan metode NHT (Numbered Head Together) lebih meningkat jika dibandingkan dengan motivasi belajar kelas XI AK 6 yang menggunakan metode konvensional (ceramah), atau dengan kata lain bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode NHT (Numbered Head Together) lebih meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.