SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Penerapan SAK ETAP Pada Laporan Keuangan PT BPR Delta Artha Sidoarjo Tahun 2010-2012

FRIDA YUNAS FEBRIANA

Abstrak


ABSTRAK

 

Bank Indonesia menerbitkan Surat Edaran Nomor 11/37/DKBU tanggal 31 Desember 2009 tentang penetapan penggunaan SAK yang relevan bagi BPR. Sejalan dengan hal tersebut, Dewan Standar Akuntansi Keuangan-Ikatan Akuntan Indonesia mengesahkan SAK ETAP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian penyajian laporan keuangan PT BPR Delta Artha Sidoarjo terhadap SAK ETAP Bab III.

Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh dari hasil wawancara dan dokumen laporan keuangan perusahaan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan mekanisme perpanjangan keikutsertaan dan triangulasi. Analisis data dimulai dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan sebagai berikut. Secara keseluruhan, penerapan SAK ETAP oleh BPR Delta Artha sesuai dengan ketentuan SAK ETAP tentang penyajian laporan keuangan. Laporan keuangan periode 2010 dan 2011 disajikan secara wajar tanpa pengecualian, kecuali periode 2012 wajar dengan paragraf penjelas karena adanya pengungkapan tambahan pada laporan arus kas. Perusahaan menyatakan mematuhi SAK ETAP secara eksplisit pada catatan atas laporan keuangan. Perusahaan melakukan penilaian atas kelangsungan usaha menggunakan faktor CAMEL (Capital, Asset, Management, Earning, Likuiditas). Perusahaan memenuhi persyaratan frekuensi pelaporan laporan keuangan lengkap minimum 1 kali setahun. Terdapat inconsistency pada penyajian pos-pos laporan keuangan tahun 2010-2012 karena penyesuaian standar. Akun-akun yang materiil dipisahkan ke dalam pos tersendiri. Laporan keuangan perusahaan lengkap, meliputi neraca, laporan arus kas, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, dan catatan atas laporan keuangan yang dapat diidentifikasi dan diperbandingkan antar periode.

 

Saran untuk penelitian selanjutnya agar mengembangkan penelitian dengan menambah data penelitian dan informan, fokus terhadap akun-akun yang berpengaruh signifikan terhadap operasional entitas, serta spesifik terhadap SDM dan penggunaan teknologi informasi terkait penyusunan dan penyajian laporan keuangan.