SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Perombakan (Reshuffle) Kabinet Kerja Terhadap Reaksi Pasar Modal Indonesia Pada Saham LQ-45 yang terdaftar Di bursa Efek Indonesia

I Komang Adi Satrya Putra

Abstrak


ABSTRAK

 

Putra, I Komang Adi Satrya. 2017. PENGARUH PEROMBAKAN (RESHUFFLE) KABINET KERJA TERHADAP REAKSI PASAR MODAL INDONESIA (Event Study pada saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia). Skripsi, Jurusan Akuntansi, Program S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Satia Nur Maharani, S.E., M.Sa., Ak.

 

Kata Kunci: pasar modal, studi peristiwa, abnormal return, trading volume activity.

 

Penelitian ini menggunakan metode studi peristiwa untuk melihat adanya reaksi pasar yang dapat dilihat dari adanya abnormal return dan trading volume activity. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan rata-rata abnormal return dan trading volume activity pada saham LQ-45 sebelum dan setelah peristiwa perombakan (reshuffle) Kabinet Kerja Jilid II pada tanggal 18 Juli 2016 sampai dengan 5 Agustus 2016. Penelitian ini menggunakan event study, dimana pengamatan dilakukan terhadap rata-rata abnormal return dan rata-rata trading volume activity selama 7 hari sebelum, event date, dan 7 hari setelah peristiwa reshuffle Kabinet Kerja Jilid II.

Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian meliputi harga saham penutupan harian, volume perdagangan saham harian, dan jumlah saham yang beredar. Perhitungan return ekspektasi menggunakan model disesuaikan rata-rata (Mean Adjusted-Model). Sedangkan populasi yang digunakan adalah saham-saham yang termasuk dalam daftar LQ-45 di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan semua populasi (total sampling). Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Uji beda dua rata-rata untuk menguji abnormal return dan trading volume activity.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasar tidak bereaksi terhadap peristiwa reshuffle Kabinet Kerja Jilid II bila dilihat dari uji beda rata-rata abnormal return yang menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara sebelum, saat, dan setelah peristiwa. Dari hasil uji beda rata-rata trading volume activity sebelum, saat, dan setelah peristiwa reshuffle Kabinet Kerja Jilid II, menunjukkan bahwa secara statistic terdapat perbedaan yang signifikan terhadap rata-rata trading volume activity sebelum dan setelah peristiwa. Hal ini menunjukkan bahwa peristwa perombakan (reshuffle) Kabinet Kerja Jilid II Presiden Joko Widodo dianggap sebagai berita baik (good news) dan sebagai hal yang informatif dalam pengambilan keputusan investasi para investor.

 

ABSTRACT

 

Putra, I Komang Adi Satrya. 2017. THE INFLUENCE OF CABINET RESHUFFLE TOWARDS THE INDONESIAN CAPITAL MARKETS (Event Study on share LQ45 listed in Indonesia Stock Exchange / IDX). Sarjana’s thesis, Accounting Department, Accounting S1 Program, Faculty of Economics, State University of Malang. Advisor: Dr. Satia Nur Maharani, S.E., M.Sa., Ak.

 

Key Word: capital markets, event study, abnormal return, trading volume activity.

 

This study use the event method to see the market reaction can be seen from the presence of abnormal return and trading volume activity. The purpose of this research is to analyze the difference in average abnormal return and trading volume activity on the stock LQ-45 before, and after the events of Cabinet reshuffle Volume II on July 18, 2016 until 5 August 2016. This research uses the event study, in which observations were made to average abnormal return and the average trading volume activity during the 7 days before the event date, and 7 days after the events of Cabinet reshuffle Volume II.

This research uses secondary data obtained from the Indonesia Stock Exchange. The data used in the research include the daily closing stock price, daily stock trading volume activity, and listed shares. Calculation of return expectations using a model adapted to the average (Mean Adjusted Model). While the population used is a shares are included in the list of the LQ-45 on the Indonesia Stock Exchange. This research uses all the population (total sampling). Hypothesis testing in this research using two different test average to test abnormal return and trading volume activity.

The result showed that the market did not react to the event of Cabinet reshuffle volume II when seen from different test average abnormal return that shows there is no significant between the before, during, and after the event. From different test result the average trading volume activity before, during, and after the events of Cabinet reshuffle volume II, suggests that there may be different in the statistics significantly to an everage trading volume activity before and after events. This suggests that the event of Cabinet reshuffle volume II President Joko Widodo was considered as good news and as informative in the decision making of investment investors.