SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Problem Posing dan Gaya Berpikir Kritis-kreatif Terhadap Preastasi Belajar Pada Pembelajaran Akuntansi

Meiliana Puspitasari

Abstrak


ABSTRAK

 

Puspitasari, Meiliana. 2017. Pengaruh Model Problem Posing dan Gaya Berpikir Kritis-kreatif  Terhadap Prestasi Belajar Pada Pembelajaran Akuntansi. Skripsi, Prodi Pendidikan Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Hj. Endang Sri Andayani, S.E., M.Si. Ak. Pembimbing (2) Dr. H. Tuhardjo, S.E., M.Si., Ak.

 

Kata Kunci: Problem Posing, Gaya Berpikir Kritis-kreatif, Prestasi Belajar.

 

Model pembelajaran Problem Posing  menjadi salah satu alternatif pembelajaran yang lebih efektif dan efisien untuk mengembangkan gaya berpikir kritis-kreatif siswa dengan memancing siswa untuk berlatih membuat soal dan solusi-solusi pemecahan soal tersebut. Model pembelajaran ini membiasakan siswa untuk  latiahan soal dan pemecehan soal mandiri dari suatu materi yang sebelumnya tidak diketahui, sehingga memungkinkan siswa untuk mengingat materi lebih lama karena pengetahuan yang diperoleh berdasarkan  pembuatan berbagai soal dan memecahkan soal tersebut baik secara individu maupun kelompok. Dengan siswa mengetahui gaya berpikir yang mereka miliki, maka penggunaan model pembelajaran yang tepat yaitu Problem Posing mampu meningkatkan prestasi belajar siswa.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui (1) pengaruh positif penggunaan model Problem Posing  terhadap prestasi belajar siswa, (2) pengaruh positif penggunaan gaya kritis-kreatif  terhadap prestasi belajar siswa, dan (3) pengaruh interaksi antara model Problem Posing  dan gaya berpikir kritis-kreatif terhadap prestasi belajar siswa.

Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dalam bentuk eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan desain faktorial 2 x 2. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas XI Akuntansi SMK Negeri 2 Kediri tahun ajaran 2016/2017. Sampel terdiri dari dua kelompok, XI AK 2 sebagai kelas kontrol yang diberikan perlakuan model pembelajaran konvensional, sedangkan kelas XI AK 1 diberikan perlakuan model Problem Posing . Pengumpulan data gaya berpikir kritis-kreatif dengan menggunakan soal tes gaya berpikir kritis-kreatif  Yanpiaw yang diberikan kepada siswa diawal, sedangkan prestasi belajar dengan menggunakan tes berupa soal posttest. Analisis data menggunakan uji two way ANOVA dengan bantuan program SPSS Versi 19 for Windows.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Model pembelajaran Problem Posing  berpengaruh positif terhadap prestasi belajar siswa, (2) Gaya berpikir kritis-kreatif  berpengaruh positif terhadap prestasi belajar siswa, dan (3) terdapat interaksi model Problem Posing dan gaya berpikir kritis, seimbang, maupun kreatif terhadap prestasi belajar siswa.

Berdasarkan hasil tersebut, peneliti menyarankan penggunaan model Problem Posing  dalam kegiatan pembelajaran sebagai alternatif model pembelajaran lain selain model pembelajaran konvensional. Model pembelajaran ini dapat mengembangkan gaya berpikir kritis-kreatif yang dimiliki siswa.