SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

ANALISIS PERBANDINGAN HARGA SAHAM DAN TRADING VOLUME ACTIVITY SEBELUM DAN SESUDAH PENGESAHAN KEBIJAKAN TAX AMNESTY (Pada Saham–saham yang Masuk Daftar Indeks LQ45 Periode Februari 2016)

Mukhammad . Rofiuddin

Abstrak


ABSTRAK

 

Berbagai kondisi ekonomi dapat mempengaruhi investasi di pasar modal. Investor perlu kepastian informasi saat ingin melakukan transaksi di pasar modal. Kebijakan tax amnesty diasumsikan memiliki kandungan informasi bagi dunia investasi, sehingga penelitian ini ingin melihat apakah dengan adanya peristiwa pengesahan tax amnesty dapat memberikan abnormal return (AR) dan peningkatan trading volume activity (TVA) pada saham-saham yang masuk dalam daftar indeks LQ45 periode Februari 2016.

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis event study. Periode penelitian yang digunakan adalah 20 hari bursa yaitu t-10 hingga t+10 sejak kebijakan tax amnesty disahkan pada tanggal 28 Juni 2016. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan perusahaan yang go public di BEI tahu 2016 dengan sampel penelitian saham-saham LQ45. Pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah 32 perusahaan dalam daftar Indeks LQ45 yang terdistribusi normal dengan uji one-kolomogorov smirnov. Pengujian statistik menggunakan program SPSS 23.0. Data yang digunakan adalah data sekunder. Uji statistik paired samples t-test dan wilcoxon sign rank test digunakan untuk menguji hipotesis.

Berdasarkan hasil uji paired samples t-test menunjukkan bahwa ada perbedaan rata-rata abnormal return saham yang diperoleh investor antara sebelum dan sesudah peristiwa pengesahan kebijakan tax amnesty. Pada hasil wilcoxon sign rank test menunjukkan bahwa ada perbedaan untuk rata-rata trading volume activity antara sebelum dan sesudah peristiwa. Saran yang diberikan ada empat. Pertama, peneliti selanjutnya perlu memperpanjang periode pengamatan. Kedua, sampel yang digunakan juga dapat diperluas selain dari Indeks LQ45. Ketiga, dapat menggunakan model penghitungan abnormal return selain market model. Keempat, menambahkan variabel selain abnormal return dan trading volume activity.