SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), dan Return On Asset (ROA) Terhadap Harga Saham Perusahaan Pertambangan Periode 2011-2015

Tan Dirja Muhammad

Abstrak


ABSTRAK

 

Putra, Tan Dirja Muhammad Sultan Rahma. 2017. Pengaruh Current Ratio (CR), Debt To Equity Ratio (DER), dan Return On Asset (ROA) terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Pertambangan Periode 2011-2015. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Ika Putri Larasati, S.E., Mcom (II) Dudung Ma’ruf Nuris, S.Pd, M.Pd

 

Kata kunci: current ratio, debt to equity ratio, return on asset, harga saham.

 

Sektor pertambangan Indonesia memiliki potensi produksi yang baik karena didukung dengan sumber daya alam yang melimpah. Hal ini membuat investor tertarik untuk berinvestasi dalam bentuk saham pada sektor pertambangan di Indonesia. Harga saham mencerminkan nilai perusahaan di pasar modal. Tinggi rendahnya harga saham suatu perusahaan dapat dinilai dari kinerja keuangan perusahaan melalui perbandingan rasio-rasio keuangan (Jumingan, 2008:122). Kinerja keuangan perusahaan yang tercermin dalam bentuk laporan keuangan perusahan merupakan informasi yang sangat penting bagi investor. Signaling theory menjelaskan hubungan antara informasi yang dipublikasikan akan memberikan sinyal bagi investor untuk mengambil keputusan (Hartono, 2010:392). Maka penelitian ini dilakukan untuk menguji keberlakuan signaling theory.

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kinerja keuangan terhadap harga saham, ukuran kinerja keuangan yang digunakan sebagai variabel independen adalah Current Ratio (CR), Debt To Equity Ratio (DER), dan Return On Asset (ROA), sedangkan variabel dependennya adalah harga saham. Penelitian dilakukan pada perusahaan pertambangan periode 2011-2015. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan pertambangan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode tahun 2011-2015, yaitu sebanyak 39 perusahaan. Sampel dipilih menggunakan metode purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda.

Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Current Ratio (CR) tidak berpengaruh terhadap harga saham (2) Debt to Equity Ratio (DER) tidak berpengaruh terhadap harga saham (3) Return On Asset (ROA) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham.

Berdasarkan hasil penelitian, maka diajukan beberapa saran yaitu, (1) perusahaan diharapkan mampu meningkatkan kemampuan dalam memperoleh laba yang ditunjukkan dengan peningkatan Return On Asset (ROA) sehingga meningkatkan minat investor terhadap saham perusahaan (2) investor disarankan untuk melakukan analisis terhadap nilai Return On Asset (ROA), namun juga perlu melihat faktor tingkat suku bunga dan fluktuasi harga minyak dunia sebagai pertimbangan dalam pengambilan keputusan investasi (3) Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambah variabel tingkat suku bunga sebagai variabel moderasi atau variabel intervening.