SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Ketidak Implementasi PSAK Nomor 23 untuk Pendapatan Bunga Dana Bergulir pada UPT-BLUD di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Malang

Agustin Putri Lestari

Abstrak


ABSTRAK

 

Lestari, Agustin  Putri. 2017. Analisis Ketidak Implementasi PSAK Nomor 23 untuk Pendapatan Bunga Dana Bergulir pada UPT-BLUD di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Bety Nur Achadiyah, S.Pd., M.Sc.

 

Kata Kunci: pengakuan, pengukuran, penyajian, pengungkapan, pendapatan bunga dana bergulir, PSAK No. 23

 

Pendapatan bunga dana bergulir adalah pendapatan yang diterima UPT-BLUD sebagai satuan kerja Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dari penyaluran dana bergulir yang bersumber dari APBD Kabupaten Malang.  Penelitian ini dilatar belakangi dari belum dilaksanakannya basis akrual sesuai PSAK No. 23 tentang pendapatan, yang mempengaruhi kewajaran penyajian dan pengungkapan pendapatan bunga dana bergulir pada Laporan Keuangan UPT-BLUD yang digunakan pihak-pihak berkepentingan dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaiman pengakuan, pengungkapan, penyajian, dan pengungkapan pendapatan bunga dana bergulir UPT-BLUD dan disesuaikan dengan PSAK No. 23 tentang pendapatan.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan studi kasus pada pengakuan pendapatan bunga dana bergulir pada UPT-BLUD.  Peneliti berperan sebagai pengumpul data dengan perolehan sumber data melalui wawancara dan dokumentasi yang melakukan pengecekan keabsahan data melalui triangulasi sumber data.

Hasil penelitian yang diperoleh adalah tidak adanya kesamaan antara kebijakan pengakuan akuntansi pendapatan pada Catatan atas Laporan Keuangan dengan kenyataan yang disajikan pada Laporan Keuangan, selain itu UPT-BLUD belum menerapkan PSAK No. 23 tentang pendapatan pada pendapatan bunga dana bergulir. Pengakuan yang digunakan masih menggunakan basis kas yang mempengaruhi penyajian pada  Laporan Operasional dan Neraca ,serta pengungkapan pada Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK), namun tidak mempengaruhi pengukuran pendapatan dengan pemakaian suku bunga flat. Penggunaan basis kas tidak menyediakan informasi kinerja keuangan secara transparasi, partisipasi, dan akuntabilitas atas pengelolaan dana bergulir.  Peneliti menarik kesimpulan bahwa UPT-BLUD belum melaksanakan pengakuan dengan basis akrual pada pendapatan, sehingga tidak menyajikan dan mengungkapkan Laporan Keuangan secara transparasi dan akuntabel.  Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar UPT-BLUD dapat  menerapkan pengakuan pendapatan dengan basis akrual sesuai PSAK No. 23 tentang pendapatan dengan menambah akun beban untuk pendaptan yang belum terelisasi, agar terlihat pencapaian kinerja di tahun bersangkutan yang transaparan dan akuntabel.