SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa Kelas X AK Pada Matapelajaran Akuntansi Di SMK Miftahul Ulum Pagelaran.

Kanta Prasetyo

Abstrak


ABSTRAK

 

Prasetyo, Kanta. 2017.Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritisdan Hasil Belajar SiswaKelas X AK Pada Matapelajaran Akuntansi Di  SMKM iftahul Ulum Pagelaran. Skripsi, JurusanAkuntansi, FakultasEkonomi, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: Sulastri, S.Pd. M.SA

 

Kata Kunci: Model PembelajaranProblem Based Learning, KemampuanBerpikirKritis, HasilBelajar

 

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di SMK Miftahul Ulum Pagelaran, banyak ditemukan masalah pada siswa-siswi kelas X AKdiantaranyamengenai: (1) siswacenderungsibukmengobroldengantemannyapadasaat guru menjelaskanmateri (2) lemahnyaresponsiswapadasaat guru menggajukanpertanyaan (3) kemampuanberdiskusisiswamasihrendahdan: (4) kurangnyasiswadalamberpendapat. Dalam penelitian ini digunakan modelpembelajaranproblem based learning. Problem Based Learningadalahsuatupendekatanpengajaran yang menggunakanmasalahdunianyatasebagaisuatukonteksbagisiswauntukbelajartentangcaraberpikirkritisdanketerampilanpemecahanmasalah, sertauntukmemperolehpengetahuandankonsep yang esensialdarimateripelajaran.

PenelitimenggunakanjenispenelitianClassroom Action Researchdenganpendekatankuantitatifdandilakukandalamduasiklusdimanadalamsetiapsiklusterdiridariempattahapyaitu: (1) Perencanaan; (2) Pelaksanaan; (3) Pengamatan; dan (4) Refleksi. Subjekdalampenelitianiniadalahsiswakelas X akuntansi SMK MiftahulUlumPagelaranSidorejoKabupaten Malang. Instrumen yang digunakanadalahlembarobservasi, lembartes, dancatatanlapangan. Pelaksanaan model pembelajaranproblem based learningterdiridari 5 tahap yang dimulaidengan (1) Mengorientasikansiswakepadamasalah, (2) Mengorganisasikansiswauntukbelajar, (3) Membimbingpenyelidikan individual maupunkelompok, (4) Mengembangkandanmenyajikanhasilkaryadan (5) Menganalisisdanmengevaluasi proses pemecahanmasalah. 

Hasilpenelitianmenunjukkanbahwapenerapan model problem based learningdikelas X AK berjalansesuairencana. Hal inidibuktikandengananalisis data padasiklus I kemampuanberpikirkritissiswamemperolehnilai rata-rata 89, danhasilbelajarsiswamemperolehnilai rata-rata 76. Dan padahasilanalisis data siklus II kemampuanberpikirkritissiswamemperolehnilai rata-rata 95, danhasilbelajarsiswamemperolehnilai rata-rata 82. Dari  hasilpenelitiandiketahuiterjadipeningkatanterhadapkemampuanberpikirkritisdanhasilbelajarsiswakelas X AK SMK MiftahulUlumPagelaranSidorejoKabupaten Malang. Berdasarkankesimpulantersebut saran untuk guru matapelajarandapatmenggunakan model pembelajaranproblem based learningsebagaialternatif model pembelajaran.

Kesimpulanhasilpenelitianiniadalahpenerapan model problem based learningefektifuntukmeningkatkankemampuanberpikirkritisdanhasilbelajarsiswa, hasilbelajarsiswadariaspekafektif, kognitifdanpsikomotorik. Saran dalampenelitianantara lain: 1) permasalahan yang disajikanharusringkas, terbaru, jelasdansesuaidengankapasitaspesertadidik 2) alokasipebelajaranharusdigunakansemaksimalmungkin 3) prosedurpembelajaranharusdisampaikandenganjelasdan detail 4) mengorganisirpesertadidik agar aktifdan 5) intrumensoaluntukmengukurkemampuanberpikirkritisdanhasilbelajarpesertadidikdikembangkandenganbaik.