SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERBEDAAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA ANTARA PENGGUNAAN PENILAIAN PORTOFOLIO DENGAN PENILAIAN KONVENSIONAL PADA MATA PELAJARAN PENGANTAR AKUNTANSI KELAS X SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KEPANJEN

ASTRID MEILINDA

Abstrak


ABSTRAK

 

Meilinda, Astrid. 2017. Perbedaan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa antara Penggunaan Penilaian Portofolio dengan Penilaian Konvensional Pada Mata Pelajaran Pengantar Akuntansi Kelas X Sekolah Menengah Kejuruan Kepanjen. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. H. Cipto Wardoyo, S.E., M.Pd., M.Si., Ak. CA.

 

Kata Kunci : Penilaian portofolio, Motivasi belajar, Hasil belajar

 

Kurikulum 2013 menuntut guru untuk menerapkan penilaian otentik yang orientasi utamanya pada proses atau hasil pembelajaran. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan peneliti, Sekolah Menengah Kejuruan Kepanjen telah menerapkan kurikulum 2013 khususnya kelas X, akan tetapi pada praktiknya guru masih melakukan penilaian tes, sedangkan penilaian otentik yang mengukur semua kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan berdasarkan proses dan hasil kurang diperhatikan. Guru masih menggunakan metode konvensional yang monoton sehingga aktivitas pendidik lebih dominan dibandingkan peserta didik, tentu kondisi pembelajaran demikian tidak akan mendorong pengembangan potensi diri peserta didik yang mengakibatkan kurangnya motivasi belajar siswa sehingga berpengaruh terhadap pencapaian hasil belajar akuntansi peserta didik yang belum memenuhi KKM.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan penilaian portofolio pada mata pelajaran pengantar akuntansi yang dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar akuntansi siswa kelas X SMK Kepanjen.

Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Experimental Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMK Kepanjen, pemilihan sampel dilakukan secara Purposive Sampling, kelas X AK1 sebagai kelas kontrol (diajar tidak menggunakan penilaian portofolio) dan kelas X AK2 sebagai kelas eksperimen (diajar menggunakan penilaian portofolio). Instrumen untuk mengukur motivasi siswa adalah menggunakan kuisioner (angket), dan untuk mengukur hasil belajar siswa dengan menggunakan soal pretest, portofolio, dan posttest.

Dari hasil uji MANOVA pada variabel motivasi dan hasil belajar siswa menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan 0,023 yang berarti terdapat perbedaan motivasi dan hasil belajar akuntansi siswa antara kelas yang menggunakan penilaian portofolio dengan kelas yang menggunakan penilaian konvensional. Motivasi dan hasil belajar siswa kelas eksperimen yang menggunakan penilaian portofolio lebih baik dari motivasi dan hasil belajar siswa kelas kontrol yang menggunakan penilaian konvensional. Berdasarkan hal tersebut dapat dikatan bahwa penggunaan penilaian portofolio dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar akuntansi siswa.