SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning dan Kemampuan Berpikir Kritis terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Akuntansi Perusahaan Jasa di SMKN 2 Blitar

Desi Dwi Astutik

Abstrak


ABSTRAK

 

Astutik, Desi Dwi. 2017. Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning dan Kemampuan Berpikir Kritis Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Akuntansi Perusahaan Jasa di SMKN 2 Blitar. Skripsi, Program Studi Pendidikan Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hj. Endang Sri Andayani, S.E., M.Si, Ak.

Kata kunci: Problem Based Learning, Kemampuan Berpikir Kritis, Hasil Belajar

Dengan berkembangnya dunia pendidikan, maka dalam pelaksanaan proses belajar mengajar guru dituntut untuk menggunakan berbagai macam strategi pembelajaran. Problem Based Learning merupakan model yang sesuai diterapkan dalam pembelajaran akuntansi yang memerlukan suatu gambaran yang konkrit dan nyata agar siswa paham akan konsep pembelajaran yang disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertama, pengaruh penerapan model Problem Based Learning terhadap hasil belajar siswa. Kedua untuk menguji pengaruh kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar siswa. Ketiga adalah untuk mengetahui pengaruh interaksi antara penerapan model Problem Based Learning dan kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dalam bentuk eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan desain faktorial 2 x 2. Populasi penelitian adalah siswa kelas X Akuntansi SMKN 2 Blitar yang berjumlah 110 siswa. Pengumpulan data menggunakan pretest posttest dan tes essay kemampuan berpikir kritis. Data dianalisis dengan bantuan program SPSS16 for Windows.

Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) terdapat pengaruh positif penerapan model Problem Based Learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi perusahaan jasa, (2) terdapat pengaruh positif kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi perusahaan jasa, (3) tidak terdapat pengaruh interaksi antara penerapan model Problem Based Learning dan kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi perusahaan jasa.

Berdasarkan penelitian ini disarankan bagi guru akuntansi menggunakan model Problem Based Learning sebagai salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat diterapkan untuk menambah variasi pembelajaran pada kompetensi dasar menyusun laporan keuangan perusahaan jasa. Bagi peneliti berikutnya dapat melakukan penelitian tentang model Problem Based Learning dengan mengembangkan materi yang lebih luas dengan memvariasikan dengan teknik lain, soal pretest dan posttest dibedakan tetapi dengan tingkat kesulitan yang sama dan menambah hasil belajar pada aspek afektif dan psikomotorik.