SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH SERTIFIKASI GURU DAN PERSEPSI TENTANG AKREDITASI SEKOLAH TERHADAP MOTIVASI KERJA GURU SMA DI KABUPATEN JOMBANG

Dewi Isnaeni

Abstrak


ABSTRAK

 

Isnaeni, Dewi. 2017. Pengaruh Sertifikasi Guru dan Persepsitentang Akreditasi Sekolah terhadap Motivasi Kerja Guru SMA di Kabupaten Jombang. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. H. Cipto Wardoyo, S.E., M.Pd, M.Si, Ak, CA.

 

Kata kunci: Sertifikasi Guru, Persepsi tentangAkreditasi Sekolah, Motivasi Kerja Guru.

Pendidikan merupakan faktor yang sangat penting untuk menunjang berdirinya suatu bangsa dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional yaitu memperbaiki mutu pendidikan. Seiring dengan perkembangan pendidikan, terdapat banyak faktor yang menunjang keberhasilan pendidikan. Diantara sekian banyak faktor-faktor tersebut, peran guru merupakan salah satu faktor yang sangat penting dan berpengaruh dalam mewujudkan keberhasilan pendidikan. Dalam hal ini pemerintah berupaya menerapkan sertifikasi guru dan akreditasi sekolah yang diharapkan dapat memotivasi kerja guru lebih baik lagi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sertifikasi dan akreditasi sekolah menurut persepsi guru terhadap motivasi kerja guru.

Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksplanasi. Populasi dari penelitian ini adalah semua guru yang sudah tersertifikasi dari SMA Negeri 1 Jombang, SMA Negeri 2 Jombang, SMA Negeri Mojoagung, SMA Negeri Ngoro, dan SMA Negeri Jogoroto yang berjumlah 200 guru. Variabel dalam penelitian ini adalah sertifikasi (X1), akreditasi sekolah menurut persepsi guru (X2), dan motivasi kerja guru (Y). Teknik pengumpulan data menggunakan angket (kuisioner). Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda.

Dari hasil penelitian diketahui bahwa sertifikasi di SMA Negeri 1 Jombang, SMA Negeri 2 Jombang, SMA Negeri Mojoagung, SMA Negeri Ngoro, dan SMA Negeri Jogoroto mempunyai kualifikasi yang baik ditunjukkan dengan skor rata-rata (mean) 55,325. Akreditasi sekolah menurut persepsi guru mempunyai kualifikasi yang baik ditunjukkan dengan skor rata-rata (mean) 60,40. Motivasi kerja guru mempunyai kualifikasi yang baik ditunjukkan dengan skor rata-rata (mean) 55,42. Adanya pengaruh sertifikasi terhadap motivasi kerja guru ditunjukkan dari nilai thitung 3,393 > ttabel 0,138 dan juga signifikansi 0,001 ≤ 0,05, nilai koefisien regresi sebesar 0,237 dan besarnya pengaruh dapat dilihat dari R2 sebesar 5,33%.  Dari hasil penelitian juga diketahui bahwa adanya pengaruh akreditasi sekolah menurut persepsi guru terhadap motivasi kerja guru ditunjukkan dari nilai thitung 4,220  > ttabel 0,138 dan juga signifikansi 0,000 ≤0,05, nilai koefisien regresi sebesar 0,290 dan besarnya pengaruh dapat dilihat dari R2 sebesar 8,12%.

 

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sertifikasi berpengaruh positif signifikan terhadap motivasi kerja guru sehingga sertifikasi dapat dijadikan tolok ukur untuk meningkatkan motivasi kerja guru. Kedua, akreditasi sekolah menurut persepsi guru berpengaruh positif signifikan terhadap motivasi kerja guru. Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan: (1). Para guru diharapkan dengan adanya program sertifikasi ini bisa memotivasi guru dalam bekerja untuk meningkatkan mutu pendidikan (2). Kepala Sekolah perlu menilai kinerja guru yang bersertifikasi secara berkala sehingga guru yang sudah bersertifikat dapat lebih meningkatkan profesionalitas guru dan memotivasi kinerja guru (3). Semua sekolah  diharapkan lebih berusaha meningkatkan kualitas sekolah agar selalu memperoleh penilaian akreditasi yang baik sehingga kualitas dari Kepala Sekolah, guru, siswa, dan sekolah dapat dicapai dengan maksimal.