SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA KELAS XII IIS DI SMA NEGERI 1 DAMPIT

may sania elga

Abstrak


ABSTRAK

 

Elga, May Sania. 2017. Analisis Kesulitan Belajar Siswa Kelas XII IIS Di SMA Negeri 1 Dampit. Skripsi. Jurusan Akuntansi. Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Suparti, M.P.

 

Kata Kunci: Kesulitan Belajar, Faktor Internal, Faktor Eksternal

Permasalahan yang sering terjadi pada siswa salah satunya yaitu kesulitan belajar. Kesulitan belajar dapat diketahui dari menurunnya kinerja akademik atau munculnya kelainan perilaku siswa. Kesulitan belajar yang siswa alami juga disebabkan oleh faktor intern dan faktor ekstern. Hasil penelitian yang dilakukan di SMA Negeri 1 Dampit terdapat kesulitan belajar yang dialami oleh siswa X.Fokus penelitian pada penelitian ini adalah: (1) faktor penyebab kesulitan belajar siswa X, (2) pengaruh faktor penyebab kesulitan belajar siswa X terhadap proses belajar siswa X, (3) upaya siswa X dalam mengatasi kesulitan belajar, (4) upaya pihak sekolah dalam mengatasi kesulitan belajar siswa X.

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada siswa kelas XII IIS di SMA Negeri 1 Dampit. Subjek penelitian ini adalah siswa X yang merupakan siswa kelas XII IIS 1. Proses pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Narasumber terdiri dari siswa X, guru BK, guru wali kelas, guru matapelajaran Ekonomi, guru Waka Kesiswaan, teman-teman siswa X, dan orangtua siswa X. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, danverifikasi.

Hasil penelitian yang ditemukan di lapangan penyebab kesulitan belajar meliputi faktor internal, yaitu minat dan kebiasaan belajar. Faktor eksternal yang meliputi masalah keluarga, teman bergaul, cara didik orangtua, jarak rumah dengan sekolah, hubungan orangtua dan anak, ekonomi keluarga, cara mengajar guru, dan hubungan guru dengan siswa. Proses belajar yang dilakukan siswa X tidak mendukung tercapainya tujuan pembelajaran. Upaya yang dilakukan siswa dalam mengatasi kesulitan belajar dengan cara mengikuti kegiatan remedial guna memperbaiki nilai. Upaya pihak sekolah dalam mengatasi kesulitan belajar dilakukan dengan memberikan motivasi, memberikan kesempatan siswa untuk memperbaiki nilai.Jadi, berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan dapat disimpulkan bahwa penyebab kesulitan belajar yang dialami oleh siswa disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal, meliputi minat dan kebiasaan belajar. Faktor eksternal yang meliputi masalah keluarga, teman bergaul, cara didik orangtua, jarak rumah dengan sekolah, hubungan orangtua dan anak, ekonomi keluarga, cara mengajar guru, dan hubungan guru dengan siswa. Kesulitan siswa X berpengaruh terhadap aktivitas belajarnya. Hal ini ditunjukkan dengan berbagai aktivitas yang tidak mendukung proses pembelajaran. Upaya yang dilakukan siswa dalam mengatasi kesulitan belajar dengan cara mengikuti kegiatan remedial guna memperbaiki nilai. Upaya pihak sekolah dalam mengatasi kesulitan belajar dilakukan dengan memberikan motivasi, memberikan kesempatan siswa untuk memperbaiki nilai.Bagi guru diharapkan menggunakan metode belajar yang bervariasi dan lebih memperhatikan siswa yang mengalami kesulitan belajar. Bagi siswa diharapkan memperbaiki cara belajar dan meningkatkan kinerja belajar agar hasil yang diperoleh lebih maksimal, mengurangi kegiatan yang kurang bermanfaat.