SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pemahaman Good Governance pada Non Govermental Organization Studi pada LSM Women’s Crisis Centre Dian Mutiara

siti maimunah

Abstrak


ABSTRAK

 

Maimunah, Siti. 2017. Pemahaman Good Governance Pada Non Govermental Organization Studi Pada LSM Women’s Crisis Centre Dian Mutiara. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Sri Pujiningsih, S.E., M.Si., Ak

 

Kata Kunci: good governance, NGO, Women's Crisis Centre Dian Mutiara

Berbagai kritik terhadap pelaksanaan tata kelola organisasi non profit seperti LSM yang mengaku bergerak dalam mengatasi persoalaan masyarakat semakin berkembang karena dalam praktiknya LSM belum mampu menerapkan tata kelola organisasi yang baik dan terpercaya. Dengan demikian LSM sebagai lembaga/organisasi pelayanan masyarakat seharusnya mampu mendukung dan menerapkan konsep good governance sebagai alat untuk membentuk kepercayaan dari masyarakat selain itu dengan adanya penerapan good governance akan menjaga keberlangsungan organisasi tersebut. Salah satu LSM yang menjalankan program sosial serta mendapat bantuan dana dari pemerintah Indonesia maupun donor dari luar negeri adalah LSM Women’s Crisis Centre Dian Mutiara. Pihak donatur akan memberikan kepercayaan organisasi tersebut dalam mengelola dana bantuannya serta dapat menumbuhkan dukungan dari masyarakat maka masyarakat harus memiliki kepercayaan terhadap LSM Women’s Crisis Centre Dian Mutiara sehingga penting disini untuk menjadikan alasan adanya penerapan good governance.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan tata kelola LSM Women’s Crisis Centre Dian Mutiara di Malang. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Paparan data dalam penelitian ini berupa uraian naratif dari hasil rekaman wawancara, observasi lapangan serta beberapa bukti dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrument pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu peneliti itu sendiri. Untuk menjaga keabsahan data maka peneliti melakukan perpanjangan pengamatan. Tahap penelitian yang dilakukan adalah tahap pra penelitian, penelitian di lapangan, dan tahap penulisan laporan.

Berdasarkan hasil analisis data dapat diperoleh kesimpulan penerapan tata kelola LSM Women’s Crisis Centre Dian Mutiara apabila dilihat dari prinsip-prinsip good governance sebagian besar telah sesuai, hanya saja pada prinsip partisipasi publik, transparansi dan akuntabilitas perlu diperbaiki. Sedangkan bentuk tata kelola yang selama ini diterapkan menurut LSM Women’s Crisis Centre Dian Mutiara yaitu sangat memprioritaskan program perlindungan perempuan dan anak sehingga mereka menjunjung tinggi undang-undang HAM dalam pengelolaan organisasinya. LSM Women’s Crisis Centre Dian Mutiara memahami bahwa dengan adanya struktur organisasi maka tata kelola organisasi tersebut telah baik. Sehingga dengan bentuk tata kelola yang diterapkan tersebut  LSM Women’s Crisis Centre Dian Mutiara mengalami permasalahan internal oganisasi berupa minimnya sumber daya manusia yang aktif.