SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Tata Kelola Kebun Binatang Milik Pemerintah Dalam Perspektif Good Governance

Septian Dwi Syah Putra

Abstrak


ABSTRAK

 

Putra, Septian Dwi Syah. 2017. Tata Kelola Kebun Binatang Milik Pemerintah Dalam Perspektif Good Governance. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Sri Pujiningsih, S.E., M.Si.,Ak.

 

Kata Kunci: Tata Kelola, Kebun Binatang, Good Governance.

Kebun binatang merupakan lembaga konservasi ex situ yang bertujuan untuk merawat dan melestarikan binatang diluar habitatnya. Kesadaranuntuk melestarikan dan menjadikan satwa sebagai prioritas utama pada kebun binatang masih dikategorikan minim. Mayoritas kebun binatang di Indonesia belum memiliki klinik kesehatan yang layak dan terdapat beberapa permasalahan dalam pengelolaan kebun binatang terutama pada kebun binatang milik pemerintah.Penelitian ini bertujuan untuk meninjau tata kelola kebun binatang berdasarkan penerapan good governance yang meliputi: akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi publik.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan mengambilobjekpenelitianpadakebunbinatangxdan kebun binatang y. Sumber data berasal dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi pada subjek penelitian. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa instrumen manusia, yaitu peneliti sendiri. Untuk menjaga keabsahan data, dilakukan kegiatan triangulasi data. Kegiatan anailisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.

Berdasarkan analisis data, diperoleh beberapa hasil penelitian. Pertama, pada KebunBinatangX:(1)Dalamhalpelaporan yang bersifatkeuangan, pihakpengelolaKebunBinatangX sudahmelakukanakuntabilitasnyasecarabaik, namun tidak dalam hal pelaporan atas satwa,(2) Kebun Binatang X belum transparan dalam pemberian informasi publik,pihakpengelolaterkesanmenutupiaksesuntukmendapatkaninformasi keuangan maupun non keuangan, (3)PengelolaKebun Binatang X sudah mencobamelibatkanpartisipasipublikdalampengambilankebijakan berupa penyediaan kotak saran.

Kedua, pada Kebun Binatang Y menunjukkan: (1) PihakpengelolaKebun Binatang Ysudahmelakukanakuntabilitassecarabaik.Namunadahal yang kurangtepatyaitudalampemakaianrekeningperjalanandinas yang merakagunakanpadapembiayaanpertukaransatwa, (2) Dalamsegitransparansipublik, pihak UPT Y terkesan menutupi beberapa informasi terkait pengelolaan satwa dan keuangan , (3) Partisipasi publik dalam kegiatan operasional Kebun Binatang Y masih belum optimal.