SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kota Malang Tahun 2013-2015

Addeleta Hasna

Abstrak


ABSTRAK

 

Hasna, Addeleta. Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kota MalangTahun 2013-2015. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (I) Dr.Puji Handayati, S.E.Ak, M.M., CA,CMA,CIBA.,CSRS.

 

Kata Kunci: Kinerja keuangan, laporan keuangan berbasis akrual, rasio keuangan.

Laporan keuangan berbasis akrual telah disusun oleh BPKAD Kota Malang ditahun 2015, akan tetapi belum mengukur kinerja keuangan. LAKIP disusun oleh Bagian Organisasi Sekretariat Kota Malang berdasarkan misi, sasaran dan tujuan dilihat dari anggaran dan realiasi per tahunnya (balanced scorecard). Penelitian ini mengukur kinerja keuangan dengan menggunakan rasio keuangan yaitu derajat desentralisasi, rasio ketergantungan daerah, rasio kemandirian daerah, rasio efisiensi PAD, rasio efisiensi pajak, rasio efektivitas PAD, rasio efektivitas pajak, derajat kontribusi BUMD. Dalam penelitian ini juga menggunakan konsep value for money dengan rasio ekonomi, efisiensi dan efektivitas.

Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif deskriptif. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data data sekunder, berupa kuantitatif. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan metode diskriptif kuantitatif dengan memaparkan kinerja keuangan pemerintah derah menggunakan rasio-rasio keuangan pada perhitungan persentase.

Hasil menunjukkan bahwa: (1) Pemerintah Kota Malang menyusun laporan keuangan berbasis akrual mengalami keterlambatan. (2) Value for money dengan hasil perhitungan pengukuran ekonomi adalah kinerja keuangan Pemerintah Kota Malang sudah ekonomis dalam kegiatan pemerintahannya, dalam perhitungan pengukuran efisien hasilnya kinerja keuangan Pemerintah Kota Malang efisien dalam pemungutan pendapatan maupun pajak dan hasil perhitungan pengukuran efektivitas kinerja keuangan Pemerintah Kota Malang sangat efektif dalam mengumpulkan pendapatan maupun pajak daerah. (3) Hasil derajat desentralisasi dengan rata-rata 21,70% menunjukkan tingginya kemampuan Pemerintah Kota Malang dalam penyelenggaraan desentralisasi. (4) Rasio ketergantungan daerah mengalami penurunan 1% membuktikan bahwa Pemerintah Kota Malang masih berusaha mengurangi bergantung pada pemerintah pusat. (5) Rata-rata rasio kemandirian daerah 27,70% bahwa Pemerintah Kota Malang sudah menunjukkan kemandirian daerahnya dalam kegiatan pemerintahannya. (6) Hasil rasio efektivitas PAD dan pajak masuk dalam kriteria sangat efektif. (7) Rasio efisiensi PAD menunjukkan efisien dalam merealisasikan seluruh pendapatan dan rasio efisiensi pajak hasil menunjukkan cukup efisien dalam memungut pajak. (8) Hasil derajat kontribusi BUMD mengalami penurunan karena penyebab kecilnya kontribusi terhadap pendapatan daerah. Maka dari itu dengan adanya penelitian ini diharapkan BPKAD Kota Malang mengukur kinerja keuangan pemerintah kota Malang agar membantu pada saat evaluasi kinerja.

 

ABSTRACT

 

Hasna, Addeleta.Financial Performance Analysis Of Local Government City Of Malang In 2013-2015. Thesis, Faculty of Economy, State University of Malang, Advisor (I) Dr.Puji Handayati, S.E.Ak, M.M., CA, CMA ,CIBA.,CSRS.

 

Keywords: financial performance, accrual-based financial statements, financial ratios.

Accrual-based financial statements have been prepared by BPKAD Malang 2015, but not measures of financial performance. LAKIP compiled by the Section secretariat Malang based organization's mission, goals and objectives of the budget and the realization of visits per year (balanced scorecard). This study measured the financial performance using financial ratios ie the degree of decentralization, local dependency ratio, the ratio of local independence, PAD efficiency ratio, the ratio of tax efficiency, PAD effectiveness ratio, the ratio of tax effectiveness, the degree of contribution of public enterprises. In this study also used the concept of value for money by a ratio of economy, efficiency and effectiveness.

This research method using descriptive quantitative. The types and sources of data used in this study includes data secondary data, quantitative form. This research data analysis techniques using quantitative descriptive method by describing the financial performance of regional governments using financial ratios in the percentage calculation.

The results showed that: (1) The Government of Malang prepare financial statements based on accrual has been delayed. (2) Value for money with the calculated measurement of the economy is the financial performance of Malang Government has been economical in the activities of government, in the calculation of efficiency measures result financial performance of Malang Government efficient in revenue collection as well as taxes and the calculation results measuring the effectiveness of the financial performance of Malang Government very effective in collecting revenue and local taxes. (3) Results of the degree of decentralization with an average of 21.70% indicates a high ability Malang government in decentralized governance. (4) The dependency ratio decreased 1% area proves that Malang government is still trying to reduce rely on the central government. (5) The average ratio of 27.70% in local independence that Malang government has shown independence of the region in the activities of government. (6) Results-effectiveness ratio and tax revenue included in the criteria is very effective. (7) The efficiency ratio PAD showed efficient in the realization of all other income and tax efficiency ratio results show quite efficient in collecting taxes. (8) The results of the degree of contribution of public enterprises has decreased due to the cause of his contribution to the regional income. Therefore the presence of this study are expected BPKAD Malang measure the financial performance of Malang city government to help at the time of the performance evaluation.ata