SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Nilai Tukar Rupiah, Tingkat Suku Bunga SBI, dan Tingkat Inflasi terhadap Pergerakan Harga Saham Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar di BEI Periode 2013-2014

Angga Rahadi Saputra

Abstrak


ABSTRAK

 

Saputra, Angga Rahadi. 2017. Pengaruh Nilai Tukar Rupiah, Tingkat Suku Bunga SBI, dan Tingkat Inflasi terhadap Pergerakan Harga Saham Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar di BEI Periode 2013-2014. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang, Pembimbing (1) Dr. H. Sunaryanto, M.Ed., (2) Hj. Yuli Widi Astuti, S.E, M.Si., Ak.

 

Kata Kunci: Nilai Tukar Rupiah, Tingkat Suku Bunga SBI, Tingkat Inflasi, Pergerakan Harga Saham perusahaan makanan dan minuman.

Pasar modal menjadi tempat untuk mendapatkan pendanaan perusahaan yang berupa surat berharga dengan bentuk investasi saham. Namun, keberadaan pasar modal dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya faktor ekonomi makro yang terdiri atas depresiasi rupiah, tingkat suku bunga SBI dan tingkat inflasi. Pada tahun penelitian yakni mulai tahun 2013-2014 telah terjadi fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, tingkat suku bunga sbi dan inflasi yang mana hal tersebut bisa saja berpengaruh terhadap aktifitas  perusahaan. Untuk itu perlu adanya sebuah pengujian apakah faktor-faktor tersebut memiliki pengaruh yang signifikan atau tidak terhadap harga saham perusahaan makanan dan minuman.

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk meneliti kembali apakah variable bebas (nilai tukar rupiah, tingkat suku bunga SBI dan tingkat inflasi) berpengaruh terhadap variable terikat  (pergerakan harga saham makanan dan minuman yang listing di BEI). Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan makanan dan minuman yang listing di BEI tahun 2013-2014 dengan pengambilan sampel sebanyak 10 perusahaan. Selanjutnya dilakukan pengujian menggunakan ujiregresi linier berganda dengan pengujian hipotesis berupa uji parsial dan uji simultan.

Setelah dilakukan pengujian, ternyata hanya variable tingkat suku bunga SBI yang memiliki pengaruh negative signifikan terhadap pergerakan harga saham perusahaan makanan dan minuman sedangkan variable nilai tukar rupiah dan tingkat inflasi tidak berpengaruh signifikan. Namun, penelitian ini juga memiliki keterbatasan dalam penyusunannya, dimana variable bebas yang digunakan hanya terbatas pada kondisi ekonomi makro saja. Untuk penelitian selanjutnya disarankan menambahkan faktor lain dari kondisi ekonomi makro maupun kondisi internal perusahaan sehingga peniliaian investor tidak terbatas pada 3 variabel bebas yang diteliti pada penelitian ini.