SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Corporate Tax, Risiko Bisnis, dan Profitabilitas terhadap Kebijakan Hutang (Studi pada Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2013-2015)

Regina Adelheid Atisa Inggrid Rynanta

Abstrak


ABSTRAK

 

Rynanta, Regina Adelheid Atisa Inggrid. 2017. Pengaruh Corporate Tax, Risiko Bisnis, dan Profitabilitas terhadap Kebijakan Hutang (Studi pada Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2013-2015). Skripsi, Jurusan Akuntansi, Program Studi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing Sawitri Dwi Prastiti, S.E., M.Si., Ak.

 

Kata Kunci : Corporate Tax, Risiko Bisnis, Profitabilitas, dan Kebijakan Hutang

Kebijakan perusahaan yang efektif dapat meningkatkan nilai perusahaan. Kebijakan yang diambil perusahaan harus berdasarkan kepatuhan akan  peraturan yang berlaku. Perbankan adalah perusahaan sektor keuangan yang eksistensinya bergantung pada kepercayaan masyarakat untuk itu penting bagi perbankan untuk mematuhi segala peraturan yang mengikatnya sehingga kepercayaan masyarakat tetap terjaga. Salah satu kebijakan  yang harus diambil oleh perbankan adalah kebijakan pendanaan. Kebijakan pendanaan dapat bersumber dari internal dan eksternal. Kebijakan pendanaan yang bersumber dari eksternal adalah kebijakan hutang.

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh corporate tax, risiko bisnis, dan profitabilitas terhadap kebijakan hutang perbankan. Grand theory yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kepatuhan. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh perbankan yang terdaftar di BEI yang berjumlah 43 bank. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh 37 sampel. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari laporan keuangan perbankan yang terdaftar di BEI tahun 2013-2015. Analisis yang digunakan yaitu analisis regresi berganda.

Hasil penelitian ini menunjukkan corporate tax tidak berpengaruh terhadap kebijakan hutang, risiko bisnis dan profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kebijakan hutang. Keterbatasan penelitian ini yaitu penelitian ini hanya menjelaskan pengaruh variabel corporate tax, risiko bisnis, dan profitablitas terhadap kebijakan hutang sementara itu masih banyak kemungkinan variabel penjelas  lain yang berpengaruh terhadap kebijakan hutang dan variabel pajak dalam penelitian ini diukur dengan tarif pajak perbankan bukan besarnya pajak yang dibayarkan. Maka, saran untuk peneliti selanjutnya yaitu Peneliti selanjutnya diharapkan dapat memperhatikan dan menambahkan variabel-variabel lain yang diduga mempengaruhi kebijakan hutang dan menggunakan besarnya pajak yang dibayar untuk mengukur variabel corporate tax.